Intelijen Korsel: Korut Tampilkan Anak Kim Jong Un dalam Aksi Militer untuk Bangun Citra Kepemimpinan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 20:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) dan putrinya Kim Ju Ae (kiri) menyaksikan uji coba peluncuran rudal di lokasi rahasia dalam foto yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA), 20 Maret 2023. (ANTARA/KCNA via REUTERS/as/am) Arsip - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) dan putrinya Kim Ju Ae (kiri) menyaksikan uji coba peluncuran rudal di lokasi rahasia dalam foto yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA), 20 Maret 2023. (ANTARA/KCNA via REUTERS/as/am) (Antara)

Ntvnews.id, Tokyo - Media pemerintah Korea Utara pada Februari dan Maret menayangkan rekaman anak perempuan pemimpin Kim Jong Un yang terlihat menembakkan senjata api serta mengendarai tank. Tayangan ini dinilai sebagai bagian dari strategi pencitraan militer.

Menurut dinas intelijen Korea Selatan, dilansir dari Antara, Rabu, 22 April 2026, langkah tersebut merupakan upaya untuk menonjolkan “kehebatan militer” sang anak sekaligus meredakan kekhawatiran terkait kemungkinan munculnya pemimpin perempuan di negara tersebut.

Baca Juga: Terpilih Jadi Presiden Korut Lagi, Kim Jong Un Raih 99,93 Persen Suara

Media Korut sendiri hanya menyebut sosok tersebut sebagai “putri tercinta” Kim Jong Un tanpa mengungkap identitas maupun usianya. Sementara itu, media Korea Selatan yang mengutip sumber tidak langsung menyebut nama anak tersebut sebagai Kim Ju Ae dengan perkiraan usia sekitar 13 tahun.

Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) dalam rapat tertutup bersama parlemen pada awal April menyatakan bahwa kemungkinan penerus kepemimpinan di Korea Utara mengarah pada sosok perempuan. Keterlibatan anak Kim dalam berbagai aktivitas militer disebut sebagai upaya membangun legitimasi terhadap kemungkinan tersebut.

Baca Juga: Trump Buka Peluang Dialog Dengan Kim Jong Un Tanpa Prasyarat

Selain itu, kemunculan anak Kim dalam kegiatan militer juga dianggap sebagai bentuk “penghormatan” terhadap masa lalu, ketika Kim Jong Un dipersiapkan menggantikan ayahnya, Kim Jong Il. Pada masa itu, beredar informasi bahwa Kim Jong Un muda telah dilatih menggunakan senjata dan mengoperasikan kendaraan militer, termasuk tank.

Pada Maret, media Korut juga melaporkan keterlibatan personel militer perempuan dalam latihan pasukan operasi khusus. Media Korea Selatan menilai langkah tersebut sebagai bagian dari sinyal persiapan menuju kemungkinan hadirnya pemimpin perempuan di masa depan.

(Sumber: Antara)

x|close