Puluhan Veteran AS Ditangkap saat Demo Tolak Perang AS-Israel Melawan Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 07:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Gedung Capitol Hill Gedung Capitol Hill (ANTARA/foto-Anadolu)

Ntvnews.id, Washington D.C - Puluhan veteran militer Amerika Serikat diamankan aparat pada Senin, 20 April 2026, saat menggelar aksi unjuk rasa menentang perang antara AS-Israel melawan Iran di kawasan Capitol Hill.

Dilansir dari Yeni Safak, Rabu, 22 April 2026, sekitar 60 veteran bersama anggota keluarga berkumpul di rotunda Cannon House Office Building. Mereka mengenakan atribut militer sambil membentangkan spanduk berisi seruan penghentian perang.

Dalam aksi tersebut, para peserta juga menggelar prosesi pelipatan bendera untuk menghormati prajurit AS yang gugur. Selain itu, mereka menaburkan bunga tulip merah sebagai simbol mengenang korban dari Iran sejak konflik dimulai pada 28 Februari.

Aksi berlangsung damai dengan para peserta berdiri tegap. Namun, aparat United States Capitol Police tetap melakukan penangkapan terhadap sekitar lima lusin peserta dengan tuduhan pembangkangan sipil.

Direktur eksekutif Center on Conscience and War, Mike Prysner, termasuk di antara mereka yang ditahan.

Baca Juga: Heboh Kapal Perang Amerika Melintas di Selat Malaka, Ini Penjelasan TNI AL

“Perang ini sudah sangat tidak populer dan menjadi krisis bagi pemerintahan (Presiden Donald) Trump,” ucap Prysner sebelum ditahan, seraya menambahkan banyak prajurit mulai menolak terlibat.

Ia juga mengungkapkan bahwa lebih dari 100 anggota militer telah mengajukan status sebagai penolak wajib militer, yang dinilai dapat meningkatkan tekanan politik terhadap pemerintah.

Sementara itu, salah satu peserta aksi, Tyler Romero, menyampaikan pesan kepada prajurit aktif agar mempertimbangkan konsekuensi moral dari keterlibatan dalam perang.

Ilustrasi Penjara Ilustrasi Penjara

“Ini adalah momen paling penting dalam hidup kita, dan pilihan yang kalian ambil sangat berarti,” ujarnya, seraya mengingatkan bahwa keterlibatan dalam konflik hanya akan memperpanjang penderitaan.

Aksi ini diselenggarakan oleh koalisi organisasi veteran dan aktivis, di antaranya About Face, Veterans For Peace, Common Defense, serta kelompok keluarga militer yang menolak konflik bersenjata.

x|close