Iran Eksekusi Mati Tersangka Terkait Mossad di Tengah Ketegangan Konflik dengan AS dan Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 14:44
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi gantung diri. (Antara) Ilustrasi gantung diri. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Otoritas Iran kembali melaksanakan hukuman mati terhadap seorang pria yang dinyatakan bersalah memiliki keterkaitan dengan badan intelijen Israel, Mossad. Eksekusi ini menjadi bagian dari rangkaian tindakan serupa yang terjadi di tengah ketegangan konflik dengan Israel dan Amerika Serikat.

Melalui laporan yang dikutip dari AFP pada Rabu (22/4/2026), situs resmi otoritas kehakiman Iran, Mizan Online, mengumumkan pelaksanaan hukuman tersebut.

"Mehdi Farid... digantung pagi ini karena kerja sama yang luas dengan badan intelijen teroris Mossad setelah kasusnya diperiksa dan putusan akhir disetujui," tulis situs tersebut.

Meski demikian, detail mengenai waktu penangkapan maupun proses persidangan terhadap Mehdi Farid tidak diungkap secara jelas. Pengadilan hanya menyatakan bahwa ia terbukti melakukan "kerja sama intelijen dan spionase untuk rezim Zionis".

Baca Juga: DPR Mau Bikin UU Ketenagakerjaan yang Seimbang Kepentingan Pengusaha-Pekerja

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran juga diketahui telah mengeksekusi sejumlah individu lain yang dikaitkan dengan gelombang aksi protes massal pada Januari lalu. Pemerintah Iran menilai demonstrasi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh campur tangan pihak luar, termasuk Israel, Amerika Serikat, serta kelompok oposisi seperti Organisasi Mujahidin Rakyat yang telah dilarang.

Di sisi lain, konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang berlangsung sejak 28 Februari kini telah memasuki fase mereda. Gencatan senjata diberlakukan mulai 8 April, meskipun situasi keamanan dan ketegangan politik di kawasan masih tetap menjadi perhatian.

x|close