Hari Kartini, Puan Maharani Tegaskan Perempuan Berperan Strategis Dalam Menentukan Arah Bangsa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 13:36
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna Ke-17 DPR RI Masa Persidangan IV Tahun 2025–2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026). ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya Tangkapan layar - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna Ke-17 DPR RI Masa Persidangan IV Tahun 2025–2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026). ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi krusial sebagai subjek aktif dalam menentukan perjalanan bangsa Indonesia, khususnya dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026.

Perempuan Indonesia sudah tidak perlu membuktikan bahwa mereka mampu. Pertanyaan hari ini bukan lagi ‘apakah’, melainkan ‘seberapa jauh’ dan ‘dengan sistem seperti apa’. Di sinilah momentum Hari Kartini menjadi relevan,” kata Puan di Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April, ia mengajak masyarakat untuk kembali merenungkan perjuangan para tokoh perempuan yang telah berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Menurutnya, sejak dahulu, perjuangan perempuan selalu menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.

"Di Hari Kartini, kita menegaskan kembali bahwa perempuan bukanlah objek, tapi subjek aktif yang ikut menentukan cerita perjalanan Republik Indonesia," kata dia.

Baca Juga: Komitmen Dukung Pemberdayaan Perempuan, Kartini Pegadaian Raih Woman Empower Woman Award 2025

Puan juga menekankan pentingnya keterlibatan perempuan dalam berbagai aspek pembangunan, bukan sekadar sebagai bentuk kebijakan afirmatif, melainkan sebagai wujud penghargaan terhadap martabat manusia sekaligus strategi memperkuat bangsa.

“Menyertakan perempuan merupakan kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia dan pilihan yang benar untuk menguatkan daya dari bangsa Indonesia itu sendiri,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perempuan memiliki pengalaman hidup yang berbeda dari laki-laki, yang sering dikaitkan dengan konsep “merawat kehidupan”. Namun, ia menegaskan bahwa makna tersebut tidak boleh disempitkan hanya pada ranah domestik.

"Namun kita jangan sampai mereduksi makna dari kata ‘merawat’ menjadi persoalan domestik semata yang seperti tidak memiliki hubungan dengan kemajuan bangsa,” kata dia.

Baca Juga: Ibu Dewi, Kartini Masa Kini yang Menebar Manfaat Untuk Lingkungan

Puan menilai kontribusi dan kepemimpinan perempuan di berbagai sektor telah terbukti dan tidak perlu diragukan. Oleh karena itu, seluruh pihak perlu memastikan perspektif perempuan terus hadir dalam proses pengambilan keputusan strategis.

Ia menambahkan bahwa perempuan tidak hanya perlu terlibat dalam ruang pengambilan keputusan, tetapi juga berperan dalam merancang sistem dan ruang tersebut. Mengingat jumlah perempuan mencapai setengah populasi Indonesia, perspektif mereka menjadi sangat penting dalam menentukan arah kebijakan.

“Selamat memperingati Hari Kartini tahun 2026 untuk seluruh perempuan hebat Indonesia. Mari terbang tinggi untuk membawa Indonesia semakin lebih maju,” kata dia.

(Sumber: Antara)

x|close