Ntvnews.id
Mengutip laporan stasiun televisi pemerintah, Islamic Republic of Iran Broadcasting, Minggu, 19 April 2026, tahap pertama akan difokuskan pada dibukanya kembali penerbangan transit.
Selanjutnya, fase kedua akan memungkinkan operasional penerbangan dari bandara-bandara di wilayah timur Iran.
Pada tahap berikutnya, yakni fase ketiga, aktivitas penerbangan di Bandara Mehrabad dan Bandara Imam Khomeini akan kembali dipulihkan.
Sementara itu, fase keempat sekaligus tahap akhir akan mencakup pembukaan penerbangan dari bandara di wilayah barat Iran.
Baca Juga: Rute Penerbangan Langsung Wuhan–Jakarta Resmi Dibuka
"Penjualan tiket pesawat saat ini ditangguhkan, dan masyarakat harus memperhatikan pengumuman resmi untuk mengetahui status bandara terbaru dan opsi pembelian tiket," kata wakil direktur Organisasi Penerbangan Sipil seperti dikutip IRIB.
Namun demikian, belum ada informasi resmi terkait jadwal pasti dimulainya proses pembukaan kembali tersebut.
Sebelumnya, kantor berita Mehr News Agency juga melaporkan pada Sabtu, 18 April 2026, bahwa operasional penerbangan di seluruh bandara Iran akan dipulihkan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan teknis dan operasional dari otoritas militer maupun sipil.
Langkah ini diambil setelah situasi keamanan kawasan sempat memanas. Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang kemudian dibalas oleh Teheran dengan serangan ke wilayah Israel serta sejumlah negara di kawasan yang menjadi basis aset AS.
Baca Juga: Maskapai Nigeria Bakal Hentikan Penerbangan Gara-gara Harga Avtur Melonjak
Ketegangan tersebut mereda sejak 8 April 2026 setelah Pakistan memediasi kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu.
Dalam perkembangan terbaru, Washington dan Teheran juga telah menggelar pembicaraan di Pakistan pada akhir pekan lalu guna mendorong tercapainya perdamaian jangka panjang.
Upaya untuk melanjutkan negosiasi di Islamabad pun masih terus berlangsung.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)