InJourney Pastikan Kesiapan Bandara untuk Keberangkatan Haji 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Apr 2026, 15:35
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan layanan di 19 bandara keberangkatan 205.333 calon jamaah haji dari tanah air ke Tanah Suci pada 22 April 2026.  Tangerang (ANTARA) - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan layanan di 19 bandara keberangkatan 205.333 calon jamaah haji dari tanah air ke Tanah Suci pada 22 April 2026. (Antara)

Ntvnews.id , Tangerang - InJourney Airports memastikan kesiapan layanan operasional di 19 bandara untuk melayani keberangkatan 205.333 calon jamaah haji Indonesia menuju Tanah Suci yang dijadwalkan mulai Selasa, 22 April 2026.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R Pahlevi, menyampaikan bahwa seluruh aspek operasional, baik fasilitas maupun sumber daya manusia, telah dipersiapkan untuk menjamin kelancaran pergerakan pesawat dan jamaah di bandara embarkasi maupun embarkasi antara.

"Kesiapan operasional bandara baik fasilitas dan personel untuk memastikan pergerakan pesawat dan jamaah haji di seluruh bandara embarkasi haji dan haji antara sudah siap, dan tetap melakukan koordinasi yang berkelanjutan dengan seluruh pihak terkait," kata Pahlevi dalam keterangan tertulis di Tangerang, Minggu, 19 April 2026.

Baca Juga: Menteri Wihaji Dorong Keterlibatan Ayah Lewat Kebijakan Perlindungan Anak

Ia menegaskan bahwa seluruh bandara embarkasi telah siap melayani keberangkatan jamaah haji tahun ini.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa infrastruktur sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron telah dipastikan mampu mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body), seperti Boeing 777 dan Airbus A330 yang digunakan dalam penerbangan haji.

Pada tahun 2026, pemerintah menetapkan 14 bandara yang dikelola InJourney sebagai embarkasi haji utama untuk melayani keberangkatan jamaah ke Arab Saudi.

"Sementara itu, 5 bandara menjadi embarkasi haji antara atau tempat keberangkatan jamaah haji dari kota asal ke bandara embarkasi," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Bandara Internasional Yogyakarta untuk pertama kalinya ditetapkan sebagai embarkasi haji sejak mulai beroperasi pada 2019.

"Bandara Internasional Yogyakarta sejak beroperasi pada 2019 untuk kali pertama pada 2026 melayani keberangkatan jamaah haji ke Jeddah dan Madinah," ujar dia.

Menurutnya, bandara tersebut memiliki landasan pacu sepanjang 3.250 x 45 meter yang mampu melayani penerbangan haji oleh Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330.

Adapun 14 bandara yang ditetapkan sebagai embarkasi haji meliputi Bandara Internasional Yogyakarta, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda, Bandara Adi Soemarmo, Bandara Kertajati, Bandara Sultan Hasanuddin, Bandara Hang Nadim, Bandara Syamsuddin Noor, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Bandara Kualanamu, Bandara SAMS Sepinggan, Bandara Zainuddin Abdul Madjid, Bandara Sultan Iskandar Muda, dan Bandara Minangkabau.

Baca Juga: 50 Persen Jamaah Haji RI Pakai Skema Murur untuk Kurangi Kepadatan Saat Puncak Haji

Sementara itu, lima bandara yang berfungsi sebagai embarkasi haji antara adalah Bandara Fatmawati Soekarno, Bandara Radin Inten II, Bandara Depati Amir, Bandara Sultan Thaha, dan Bandara Pattimura.

Selain itu, jumlah bandara yang memiliki fasilitas Mecca Route dari Arab Saudi bertambah menjadi empat, yakni di Bandara Sultan Hasanuddin, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda, dan Bandara Adi Soemarmo.

"Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pertama kalinya tersedia Mecca Route yang merupakan layanan keimigrasian Arab Saudi. InJourney Airports mendukung penuh fasilitas ini dengan menyediakan sarana dan prasarana untuk Mecca Route," ujar dia.

(Sumber: Antara)

x|close