Khofifah Resmi Jadi Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya untuk Haji 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Apr 2026, 16:51
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat dilantik sebagai Koordinator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya 1447 Hijriah/2026 oleh Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf di Surabaya, Jumat (17/4/2026). ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat dilantik sebagai Koordinator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya 1447 Hijriah/2026 oleh Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf di Surabaya, Jumat (17/4/2026). ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim (Antara)

Ntvnews.id, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi dilantik sebagai Koordinator Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya untuk penyelenggaraan Haji 1447 H/2026. Pelantikan dilakukan oleh Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf di Surabaya, Jumat.

Khofifah menegaskan bahwa kualitas pelayanan haji akan menjadi cerminan kinerja penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa amanah yang diemban PPIH memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.

“Pelayanan yang baik akan mencerminkan kualitas penyelenggaraan haji di Tanah Air. Untuk itu, citra Pemerintah Provinsi Jawa Timur berada di pundak PPIH Embarkasi Surabaya. Niatkan setiap pengabdian lillahi ta’ala, insya Allah bernilai pahala,” kata Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 23 orang turut dilantik sebagai PPIH Embarkasi Surabaya yang akan bertugas memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kepada jamaah agar dapat menjalankan ibadah sesuai syariat serta mendukung kemandirian penyelenggaraan haji.

Khofifah menyampaikan bahwa total jamaah Embarkasi Surabaya pada tahun ini mencapai 44.087 orang, yang terdiri atas 43.623 jamaah dan 464 petugas kelompok terbang (kloter) yang terbagi dalam 116 kloter.

Ia merinci, jamaah tersebut berasal dari Jawa Timur sebanyak 42.409 orang, Bali 698 orang, serta Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 516 orang.

Baca Juga: Infografik: Besaran Biaya haji 2026 Tiap Embarkasi

Jadwal keberangkatan jamaah dimulai dengan kloter pertama yang masuk Asrama Haji Surabaya pada 21 April 2026 dari Kabupaten Probolinggo, sementara kloter terakhir dijadwalkan berangkat pada 20 Mei 2026 yang berasal dari Kabupaten Nganjuk, Kabupaten/Kota Kediri, dan Kota Surabaya.

Khofifah menekankan bahwa pelayanan lintas provinsi ini menunjukkan besarnya tanggung jawab PPIH Embarkasi Surabaya dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Apabila pelayanan PPIH baik, maka citra pemerintah juga baik, begitu pula sebaliknya. Maka mari kita berikan dedikasi terbaik,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antarpetugas dari berbagai sektor, mulai dari pelayanan, transportasi, kesehatan, hingga keamanan, agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar dan tertib.

“Bismillah, dengan ridho Allah, semoga seluruh rangkaian proses ibadah Haji tahun ini dapat berjalan lancar, penuh berkah, serta membawa para jamaah kembali ke tanah air dengan predikat Haji Mabrur,” tuturnya.

Baca Juga: Wamen Haji Ungkap Alasan 13 Calon Petugas Dicopot Saat Diklat PPIH Arab Saudi

Usai pelantikan, Khofifah bersama Menteri Haji dan Umrah RI juga melakukan uji coba makanan (meal test) bagi calon jamaah haji untuk penerbangan. Ia menyebutkan bahwa menu telah disesuaikan agar dapat mengakomodasi selera jamaah, termasuk penyajian sambal terpisah bagi yang tidak menyukai makanan pedas.

“Antisipasi makanan yang mungkin tidak suka pedas itu sudah terantisipasi sehingga ada bumbu atau sambal yang disiapkan terpisah. Jadi bisa disesuaikan selera masing-masing,” katanya.

(Sumber: Antara)

x|close