Ahmad Ali Tegaskan PSI Netral, Siap Mediasi Sahat–Jusuf Kalla

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Apr 2026, 20:42
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyampikan pidato politiknya usai dilantik sebagai jajaran Pengurus DPP PSI periode 2025-2030 di Jakarta, Jumat (26/9/2025). Kaesang Pangarep melantik sejumlah pengurus DPP PSI di antaran Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menyampikan pidato politiknya usai dilantik sebagai jajaran Pengurus DPP PSI periode 2025-2030 di Jakarta, Jumat (26/9/2025). Kaesang Pangarep melantik sejumlah pengurus DPP PSI di antaran (ANTARA)

Ntvnews.id, Solo - Politisi nasional Ahmad Ali menegaskan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan laporan yang dilayangkan Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, terhadap Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).

Pernyataan ini disampaikan Ahmad Ali kepada awak media saat kunjungannya ke Solo, usai rangkaian kegiatan di Yogyakarta.

“Saya tegaskan, jangan kaitkan laporan Sahat dengan PSI. Itu bukan sikap partai. Sahat melapor dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum GAMKI, sebuah organisasi yang independen dan sudah lama berdiri bahkan sebelum PSI ada,” tegas Ahmad Ali, Kamis, 16 April 2026.

Ahmad Ali menjelaskan bahwa sejak awal, PSI telah menginstruksikan seluruh kader untuk tidak terlibat dalam polemik terkait pernyataan Jusuf Kalla.

Baca Juga: Susunan Lengkap Pengurus Anyar PSI, Ada Ahmad Ali sampai Bro Ron

“PSI sudah jelas dari awal: kita tidak masuk ke dalam polemik ini. Kita menghormati semua pihak, termasuk Pak JK sebagai tokoh bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga ketenangan publik dan etika komunikasi politik jauh lebih penting dibanding memperkeruh situasi.

Ahmad Ali juga menekankan bahwa kedekatan personal dengan kedua pihak tidak boleh dipelintir menjadi sikap politik tertentu.

“Sahat itu adik saya, Pak JK itu kakak saya. Tapi itu hubungan personal. Tidak bisa serta-merta disimpulkan bahwa apa yang disampaikan Sahat adalah sikap saya atau PSI,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara demokrasi yang memberi ruang bagi organisasi dan individu untuk bersikap.

Dalam pernyataannya, Ahmad Ali mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Jusuf Kalla terkait laporan tersebut.

“Beberapa waktu lalu Pak JK sudah menelepon saya. Saya melihat ini perlu diselesaikan dengan kepala dingin. Saya siap menjadi penengah untuk mediasi dalam waktu dekat agar ada jalan keluar yang baik untuk semua pihak,” ungkapnya.

Baca Juga: Jusuf Kalla Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim Polri

Ia berharap polemik ini tidak melebar menjadi konflik yang merusak harmoni antar kelompok masyarakat.

Menutup pernyataannya, Ahmad Ali mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan.

“Jangan semua hal dipolitisasi. Kita jaga ruang publik tetap sehat, saling menghormati, dan tidak saling menyerang,” pungkasnya.

x|close