Oknum Polisi Terseret Kasus Pabrik Obat Terlarang Zenith di Semarang, Perannya Masih Didalami

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Apr 2026, 14:15
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Ilham Kausar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto saat ditemui di Jakarta, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Ilham Kausar (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus dugaan produksi obat terlarang jenis Zenith yang dibongkar aparat kepolisian di kawasan Mijen, Semarang, Jawa Tengah, kini menyeret nama seorang oknum anggota Polri. Keterlibatan sosok tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan adanya indikasi keterlibatan anggota kepolisian dalam perkara ini. Namun, ia menegaskan bahwa penyelidikan terkait peran oknum tersebut masih berlangsung.

"Benar (ada dugaan keterlibatan oknum Polri) dan masih didalami peran sertanya, mohon waktu ya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (14/4/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas peredaran obat berbahaya di wilayah Jakarta Barat. Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap seorang pria berinisial P di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Dari tangan P, petugas menyita sebanyak 120.000 butir Zenith yang diduga hendak diedarkan, dengan peran sebagai kurir.

Baca Juga: Demi Nyala Dapur Warga, Pertamina Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa

Dari penangkapan itu, aparat kemudian mengembangkan kasus dan mengarah pada sosok lain berinisial D yang diduga sebagai pengendali jaringan. D diketahui mengatur pergerakan P sekaligus mengoperasikan produksi dari luar kota. Ia kemudian diamankan di kediamannya.

Dalam penggeledahan lanjutan, polisi menemukan sebuah gudang yang telah dimodifikasi menjadi laboratorium produksi obat terlarang. Di lokasi tersebut, petugas menyita 186.000 butir Zenith siap edar serta sekitar 1,83 ton bahan baku prekursor yang berpotensi diolah menjadi jutaan butir obat ilegal.

Di tengah pengungkapan jaringan ini, dugaan keterlibatan oknum polisi menjadi sorotan utama. Aparat kini masih menelusuri sejauh mana peran individu tersebut dalam keseluruhan rangkaian produksi dan distribusi Zenith.

"Keberhasilan menggagalkan peredaran lebih dari 4,3 juta butir Zenith ini secara langsung telah menyelamatkan sedikitnya 4,3 juta jiwa anak bangsa dari risiko kerusakan saraf permanen hingga kematian," pungkasnya.

x|close