Ntvnews.id, Jakarta - Mantan anggota DPR RI, Akbar Faizal mengaku kecewa dengan pelayanan produsen mobil listrik BYD. Menurut dia, pelayanan purnajual BYD sangatlah parah.
Akbar menilai, tak ada pertanggungjawaban yang baik ketika mobil BYD Seal Premium miliknya rusak.
BYD lantas merespons curhatan Akbar di media sosial tersebut. Menurut Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, permasalahan perusahaan dengan Akbar hanyalah perkara sepele, yakni miskomunikasi.
"Saat ini Fokus BYD adalah penyelesaian cepat dan tepat. Mengkonsolidasi semua pihak agar tidak terjadi miss komunikasi kembali," ujar Luther, Senin, 13 April 2026.
Pihak BYD lantas berencana bertemu langsung dengan Akbar pada hari ini.
Sebelumnya, dalam unggahan akun Instagram-nya, Akbar mengisahkan persoalan yang terjadi pada mobil listrik BYD Seal Premium miliknya.
Mobil listrik itu awalnya dibeli sejak Desember 2025 secara kredit di dealer Sudirman melalui perusahaan pembiayaan Clipan Finance.
"Hebat dalam jualan tapi parah abis dalam pelayanan pasca penjualan itulah BYD Indonesia Sudirman, Clipan Official, serta perusahaan asuransi Asuransimag," kata Akbar dalam postingan Instagram, dikutip Senin, 13 April 2026.
"Mobil bermasalah (oleng joget). Pihak BYD, leasing, asuransi, dan bengkel yang dipilih BYD saling lempar tanggungjawab," imbuhnya.
Akibat kondisi itu, kata Akbar selama kurang dua bulan mobilnya tak memiliki nasib yang jelas. Bahkan usai ditangani bengkel internal BYD, mobil tak juga membaik. Yang ada, kata Akbar kerusakan mobilnya kian parah.
"Ternyata mereka salah analisa dan jogetnya makin parah, saya kembalikan ke mereka lagi," kata dia.
Memasuki bulan keempat, lanjut Akbar, kejelasan juga belum diperoleh. Dirinya lantas memilih untuk mengambangkan cicilan, kendati tetap melakukan pembayaran.
"Namun per April saya tak mau bayar. Pihak Clipan Finance seperti orang menelpon menagih, mereka gunakan puluhan nomor, kuabaikan," tuturnya.
Kemudian pada 10 April, pihal Clipan mulai mengirimkan surat peringatan pertama. "Mereka tak peduli nasib mobil saya. Jika mau tarik mobil itu sekarang ada di halaman kantor kalian, atau di bengkel payah yang kalian pilih," tuturnya.
"Menyesal beli dan pakai mobil listrik BYD," tandas Akbar.
BYD Seal. (Foto: Istimewa via CarNewsChina)