Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa persoalan sampah di ibu kota terus menjadi prioritas. Bahkan, belum lama ini telah menggelar rapat khusus guna mencari solusi komprehensif dalam mengatasi permasalahan tersebut.
Terlebih, sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) dilaporkan mengalami penumpukan sampah selama beberapa hari. Kondisi tersebut terjadi akibat terganggunya operasional di TPST usai mengalami longsor beberapa pekan lalu.
"Untuk sampah, kemarin kami sudah secara khusus merapatkan menyelesaikan persoalan sampah," ucapnya di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 13 April 2026.
Baca Juga: Pramono Targetkan Peresmian Jalan Rasuna Said Juni 2026
Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati (Humas Pemprov DKI)
Baca Juga: Buntut Kasus AI, Pramono Akan Kumpulkan PPSU di Balai Kota
Akibat insiden tersebut, distribusi sampah dari berbagai wilayah Jakarta ke Bantargebang sempat terhambat, sehingga terjadi penumpukan di sejumlah TPS. Namun, Pramono memastikan kondisi saat ini telah berangsur normal.
Ia menyebutkan bahwa sampah yang sebelumnya menumpuk kini sudah berhasil diangkut dan dibersihkan, termasuk di kawasan Kramat Jati serta Waduk Cincin.
"Sekarang ini kalau dilihat sampah-sampah yang ada di TPS-TPS, termasuk di Kramat Jati, semuanya sudah dibersihkan, termasuk di Waduk Cincin," pungkas Pramono Anung.
Pramono Anung di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 13 April 2026. (NTVNews.id/Adiansyah)