Ntvnews.id, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis, 9 April 2026, mengumumkan gencatan senjata sementara bertepatan dengan perayaan Paskah Ortodoks yang akan berlangsung mulai Jumat, 10 April 2026 hingga Sabtu, 11 April 2026, pekan ini, sebagaimana disampaikan oleh Kremlin.
"Berdasarkan keputusan panglima tertinggi angkatan bersenjata Rusia, Vladimir Putin, sehubungan dengan libur Paskah Ortodoks, diumumkan gencatan senjata mulai pukul 16:00 waktu setempat pada 11 April hingga 12 April 2026," kata Kremlin dalam pernyataan resminya.
Baca Juga: Trump Duga Putin Bantu Iran dalam Perang Melawan AS-Israel
Dalam kebijakan tersebut, Menteri Pertahanan Rusia Andrei Belousov dan Kepala Staf Umum Valery Gerasimov diperintahkan untuk menghentikan seluruh operasi militer selama periode gencatan senjata berlangsung.
Selain itu, pasukan Rusia juga diminta tetap siaga guna mengantisipasi kemungkinan provokasi dari pihak lawan selama masa penghentian sementara konflik tersebut.
Baca Juga: Vladimir Putin Tawarkan Jadi Mediator di Perang AS-Israel dan Iran
Kremlin menyatakan bahwa Rusia berharap Ukraina dapat mengambil langkah serupa untuk menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan keagamaan tersebut.
(Sumber: Antara)
Presiden Rusia Vladimir Putin. /ANTARA/Anadolu/aa. (Antara)