Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi pada musim kemarau 2026.
Kondisi tersebut diprediksi akan menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan kering, sehingga berisiko mengganggu produksi serta ketersediaan pangan di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Waspada El Nino Godzilla, Mentan Amran: Stok Pangan Aman 11 Bulan
Upaya penguatan stok pangan dilakukan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari penugasan kepada Bulog untuk menyerap gabah petani hingga mencapai 4 juta ton pada 2026, hingga pembangunan gudang penyimpanan dan infrastruktur pascapanen.
Selain itu, pemerintah juga memperluas program pompanisasi untuk penyediaan air di lahan pertanian hingga 2,2 juta hektare, serta memperbaiki jaringan irigasi guna memastikan ketersediaan air selama musim kemarau.
Berikut Infografiknya:
Pemerintah meningkatkan cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipasi terhadap kemarau 2026 yang diperkirakan lebih panjang dan kering akibat fenomena El Nino. (Antara)
(Sumber: Antara)
Pemerintah meningkatkan cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipasi terhadap kemarau 2026 yang diperkirakan lebih panjang dan kering akibat fenomena El Nino. (Antara)