Rusia Tuduh Inggris Terlibat Langsung dalam Serangan AS ke Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Apr 2026, 06:50
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Situasi sebuah bengkel mobil yang hancur akibat serangan rudal Israel, Teheran, Iran, Sabtu (28/3/2026). ANTARA/Xinhua/aa. Situasi sebuah bengkel mobil yang hancur akibat serangan rudal Israel, Teheran, Iran, Sabtu (28/3/2026). ANTARA/Xinhua/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrey Kelin, menuduh Inggris terlibat langsung dalam konflik dengan Iran, setelah mengizinkan pesawat militer Amerika Serikat beroperasi dari pangkalan di wilayahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Kelin kepada media Rusia RIA Novosti, menyusul keputusan London yang sebelumnya menyetujui permintaan Washington untuk menggunakan pangkalan militernya dalam serangan terhadap fasilitas rudal Iran.

Pada awal Maret, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengonfirmasi bahwa pemerintahnya telah memberikan izin tersebut.

"Mereka suka mengklaim bahwa Inggris Raya diduga tidak ikut campur, hanya menawarkan dukungan 'pertahanan' minimal kepada sekutu sembari mendorong solusi diplomatik. Siapa yang mereka bodohi?" kata Kelin.

Baca Juga: AS Izinkan Tanker Rusia Kirim Minyak ke Kuba di Tengah Krisis Energi

"Terlepas dari publik Inggris yang naif... Membiarkan Amerika melancarkan serangan ke Iran dari pangkalan mereka dan mengerahkan pesawat militer ke wilayah tersebut sama dengan keterlibatan langsung, tidak peduli bagaimana Keir Starmer mencoba menjelaskan masalah ini secara berbeda. Saya percaya kepemimpinan Iran telah memperhatikan ini," imbuhnya.

Kelin juga menuding Inggris berupaya mendorong lebih banyak negara untuk mengambil sikap berseberangan dengan Iran dalam konflik yang tengah memanas.

Ketegangan meningkat setelah pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban di kalangan warga sipil.

Baca Juga: Serangan Drone Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 5 Tewas dan 19 Luka

Sebagai balasan, Iran menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Amerika Serikat dan Israel awalnya menyebut serangan tersebut sebagai langkah "pencegahan" terhadap ancaman yang dikaitkan dengan program nuklir Iran. Namun, kemudian keduanya menyatakan bahwa tujuan mereka juga mencakup upaya perubahan kekuasaan di Iran.

(Sumber: Antara)

x|close