Perkuat Ketahanan Gizi Nasional, Kejaksaan Agung Jalin Sinergi Strategis Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Tuban dan Bojonegoro

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2026, 09:45
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Kejaksaan RI tegaskan komitmen kawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tuban–Bojonegoro. Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan teknologi “Jaga Dapur MBG”, pengawasan dilakukan secara real-time demi memastikan program tepat sasaran, transparan, dan berdampak bagi generasi menuju Indonesia Emas 2045. Kejaksaan RI tegaskan komitmen kawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tuban–Bojonegoro. Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan teknologi “Jaga Dapur MBG”, pengawasan dilakukan secara real-time demi memastikan program tepat sasaran, transparan, dan berdampak bagi generasi menuju Indonesia Emas 2045. (Istimewa)

Ntvnews.id, TUBAN – Kejaksaan Republik Indonesia melalui Bidang Intelijen menegaskan komitmennya dalam mengawal keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu prioritas nasional. Hal ini disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intelijen), Reda Manthovani, dalam kegiatan sinergitas tugas pengawasan dan evaluasi pemenuhan gizi nasional di wilayah Kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu 1 April 2026.

Dalam sambutannya, JAM-Intelijen menekankan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan implementasi strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menyasar peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Langkah ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang mengamanatkan sinergi lintas sektoral untuk memastikan akuntabilitas dan ketepatan sasaran program.

Kolaborasi Strategis dengan BGN dan ABPEDNAS Sebagai bentuk pengamanan pembangunan strategis, Kejaksaan telah menjalin kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pertukaran data dan pencegahan penyimpangan melalui pendekatan intelijen terintegrasi.

Selain itu, kerja sama juga diperluas hingga tingkat desa melalui kemitraan dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS).

Kejaksaan RI tegaskan komitmen kawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tuban&ndash;Bojonegoro. Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan teknologi &ldquo;Jaga Dapur MBG&rdquo;, pengawasan dilakukan secara real-time demi memastikan program tepat sasaran, transpara <b>(Istimewa)</b> Kejaksaan RI tegaskan komitmen kawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tuban–Bojonegoro. Melalui sinergi lintas sektor dan dukungan teknologi “Jaga Dapur MBG”, pengawasan dilakukan secara real-time demi memastikan program tepat sasaran, transpara (Istimewa)

"ABPEDNAS menjadi mitra strategis kami di lapangan untuk melakukan deteksi dini, pengumpulan data aktual, hingga pemantauan partisipatif guna memastikan program berjalan akuntabel di tingkat desa," ujar Reda Manthovani.

Baca Juga: Antusiasme Relawan SPPG di Hari Pertama Operasional Kembali MBG

Pendekatan Preventif dan Teknologi Digital Kejaksaan mengoptimalkan fungsi intelijen melalui tiga pilar pengawasan.

Tahap Hulu sebagai Pengendalian kualitas dan kesiapan unit pelayanan, tahap proses: Sistem distribusi yang transparan dan terukur dan tahap Hilir : Validasi penerima manfaat dan umpan balik masyarakat.

Guna mendukung efektivitas pengawasan, Kejaksaan memanfaatkan teknologi informasi berbasis digital untuk pemantauan secara real-time.

Sistem ini berfungsi sebagai early warning system untuk mendeteksi potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT), seperti penyalahgunaan anggaran atau kendala distribusi.

Menjawab Tantangan Lapangan Berdasarkan hasil pemantauan di wilayah Tuban dan Bojonegoro, ditemukan beberapa dinamika terkait aspek distribusi dan kesiapan satuan pelayanan.

Menanggapi hal tersebut, JAM-Intelijen menegaskan bahwa Kejaksaan mengedepankan pendekatan preventif.

"Setiap potensi permasalahan diupayakan selesai melalui mekanisme administratif, pembinaan, dan edukasi sebelum menempuh langkah penegakan hukum," tegasnya.

Aplikasi "Jaga Dapur MBG" hadir sebagai instrumen digital strategis untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam rantai pasok serta distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional.

Melalui sinergi dengan Bidang Intelijen Kejaksaan, aplikasi ini berfungsi sebagai sistem pemantauan real-time yang mengawasi kualitas bahan pangan, kesiapan satuan pelayanan, hingga validitas penerima manfaat guna mencegah terjadinya potensi penyimpangan anggaran maupun kendala distribusi di lapangan.

Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan terciptanya sistem peringatan dini (early warning system) yang mampu mendeteksi setiap gangguan secara cepat, sehingga langkah korektif dapat segera diambil oleh aparat penegak hukum dan penyelenggara program demi menjaga integritas pelaksanaan kebijakan nasional.

Harapan besar disematkan pada kehadiran aplikasi ini agar mampu menjadi jembatan kolaborasi yang solid antara pemerintah, Kejaksaan, dan masyarakat desa dalam mengawal ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya pengawasan berbasis digital yang terintegrasi, diharapkan setiap porsi makanan yang sampai ke tangan peserta didik, ibu hamil, dan balita benar-benar memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan tanpa adanya hambatan administratif maupun teknis.

Pada akhirnya, keberhasilan pemanfaatan aplikasi "Jaga Dapur MBG" diharapkan tidak hanya menjamin efisiensi tata kelola program, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan produktif demi mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Pada kesempatan ini Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya Wakil Kepala Badan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada Bapak Jaksa Agung Muda Intelijen, Prof. Reda Manthovani.

Komitmen Bapak dalam mendukung program ini melalui nota kesepahaman strategis adalah pilar penting bagi kami.

Dukungan Bidang Intelijen Kejaksaan dalam pengamanan program strategis serta pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi “Jaga Dapur MBG” untuk pemantauan real-time memberikan rasa aman bagi kami dalam menjalankan operasional di lapangan.

Baca Juga: MBG Prasmanan di Cianjur Disambut Antusias Siswa, SPPG Siap Keliling Sekolah Tiap Pekan

Di wilayah Tuban dan Bojonegoro ini, tantangan distribusi dan kesiapan satuan pelayanan adalah dinamika yang harus kita hadapi bersama.

Dengan pendampingan dari rekan-rekan Kejaksaan dan mitra strategis seperti ABPEDNAS, kami optimis tata kelola program ini akan tetap terjaga integritasnya.

Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin solid.

Fokus kita adalah satu: memastikan generasi masa depan Indonesia mendapatkan nutrisi terbaik untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

x|close