Ntvnews.id, Cianjur - Bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah pasca libur Lebaran serta dimulainya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG), Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nagrak 2 Cianjur menggelar MBG dengan konsep prasmanan di SMP Negeri 1 Cianjur, Selasa, 31 Maret 2026.
Kepala SPPG Nagrak 2, Aldy Rizaldy, menjelaskan konsep prasmanan ini diperkenalkan sebagai pengalaman baru bagi para penerima manfaat, khususnya di lingkungan sekolah.
Skema ini mulai diterapkan sejak MBG kembali berjalan setelah libur Lebaran.
“Nantinya, MBG prasmanan akan kami laksanakan secara bergantian di sekolah-sekolah, kurang lebih satu kali dalam seminggu,” ujar Aldy.
Baca Juga: Optimalisasi Program MBG Jadi Lima Hari, Pemerintah Klaim Potensi Hemat Rp20 Triliun
Ia menambahkan, mekanisme bergilir ini bertujuan agar seluruh penerima manfaat dapat merasakan pengalaman yang sama secara merata.
“Kebetulan, hari pertama pelaksanaan prasmanan ini bertepatan dengan momentum halal bihalal, sehingga suasana kebersamaan terasa semakin hangat dan penuh makna,” lanjutnya.
Di SMP Negeri 1 Cianjur, jumlah penerima manfaat mencapai 1.417 porsi yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik.
Menu beragam yang disajikan dalam MBG prasmanan tersebut, mulai dari nasi putih, ayam betutu, ikan kembung, capcay, hingga buah potong.
Seluruh hidangan diolah sesuai standar gizi yang ditetapkan. Sementara itu, penggunaan ompreng tetap dilakukan untuk mendukung distribusi yang praktis dan higienis.
Bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah pasca libur Lebaran serta dimulainya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Antara)
Salah satu guru sekaligus koordinator MBG di SMP Negeri 1 Cianjur, Dian Radiansyah, mengapresiasi inisiatif SPPG dalam menghadirkan konsep prasmanan tersebut.
Baca Juga: Optimalisasi Program MBG Jadi 5 Hari Seminggu, Hemat Anggaran Negara Rp20 T
Ia menilai menu yang disajikan tidak hanya lezat, tetapi juga memenuhi unsur gizi yang lengkap.
“Untuk menunya alhamdulillah saya juga merasakannya. Sayurannya ada, proteinnya ada, ikannya ada, buah-buahannya juga ada. Semuanya lengkap. Dan alhamdulillah hampir semuanya habis dimakan. Artinya SPPG Nagrak sukses menyelenggarakan MBG prasmanan ini,” ujarnya.
Dian juga berharap kualitas makanan dan pelayanan MBG dapat terus dijaga dan ditingkatkan di masa depan.
“Kami siap bekerja sama untuk mendukung program ini,” tegasnya.
Antusiasme juga terlihat dari para siswa.
Mereka mengaku lebih menyukai konsep prasmanan karena dapat melihat langsung variasi menu yang tersedia.
“Menurut aku bernilai 100,” ujar salah satu siswa. “Kalau prasmanan, porsinya terasa lebih banyak,” timpal siswa lainnya.
Bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah pasca libur Lebaran serta dimulainya kembali program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Antara)