Oknum Anggota TNI AD Akui Beli dan Pakai Narkoba, Kadispenad Bilang Begini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mar 2026, 16:38
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kadispenad Kolonel (Inf) Donny Pramono di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat 31 Oktober 2025 (ANTARA/Walda Marison) Kadispenad Kolonel (Inf) Donny Pramono di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat 31 Oktober 2025 (ANTARA/Walda Marison) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus video viral yang menampilkan seorang pria berseragam tentara diduga melakukan transaksi narkoba di kawasan Berlan, Matraman, Jakarta Timur, kini memasuki babak baru. Fokus penyelidikan mengerucut setelah identitas pelaku dipastikan sebagai bagian dari TNI AD.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen Donny Pramono, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran internal telah memastikan sosok dalam video tersebut adalah prajurit aktif berinisial Koptu YP dari satuan Puspalad.

"Dari hasil pendalaman, diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan oknum prajurit TNI AD berinisial Koptu YP dari satuan Puspalad," ungkap Donny saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (26/3/2026).

Perkembangan penting muncul dari pemeriksaan awal. Koptu YP tidak membantah keterlibatannya, bahkan mengakui aktivitas yang dilakukan dalam rekaman yang beredar luas tersebut.

Baca Juga: Viral Oknum TNI Diduga Transaksi Narkoba di Jaktim, Koptu YP Ditahan dan Diperiksa

"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Koptu YP mengakui telah melakukan pembelian dan menggunakan narkoba," terang Donny.

Pengakuan tersebut diperkuat dengan hasil tes urine yang menunjukkan indikasi penggunaan narkotika. Setelah hasil tersebut keluar, Koptu YP langsung ditahan untuk menjalani proses hukum di lingkungan militer.

"Di mana diperkuat dengan hasil tes urine yang bersangkutan dengan hasil positif. Saat ini yang bersangkutan telah ditahan di satuannya dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di lingkungan TNI," kata Donny.

Kasus ini sekaligus menjadi penegasan sikap tegas TNI AD terhadap pelanggaran yang melibatkan prajurit, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba. Institusi tersebut memastikan tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar aturan.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Kunjungan Luar Negeri Demi Kepentingan Rakyat

"Kami juga tegaskan bahwa TNI AD berkomitmen penuh terhadap upaya pemberantasan narkoba dan tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit, terlebih yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, dan setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku," jelas Donny.

Di sisi lain, peran masyarakat dinilai turut membantu dalam mengungkap kasus ini. Meski demikian, publik tetap diingatkan agar tidak terburu-buru menyebarkan informasi tanpa verifikasi.

"Terakhir, kami berterima kasih sekaligus juga ingin mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menyikapi dan menyebarkan informasi, dengan sedapat mungkin mengonfirmasikannya kepada instansi terkait terlebih dahulu, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang lebih luas di masyarakat," pungkasnya.

x|close