Ntvnews.id, Tonga – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Neiafu, Tonga, pada Selasa, 24 Maret 2026 pagi. Guncangan tersebut memicu peringatan tsunami yang dikategorikan berbahaya di kawasan Pasifik Selatan.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi sekitar 153 kilometer di sebelah barat Neiafu dengan kedalaman mencapai 237,5 kilometer. Hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat peristiwa tersebut.
Baca Juga: Muna Barat Sultra Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 4,6
Meski demikian, Layanan Meteorologi Tonga segera mengeluarkan peringatan nasional terkait potensi tsunami. Pihaknya juga menyampaikan bahwa getaran gempa dirasakan di hampir seluruh wilayah Tonga.
"Tsunami berbahaya dapat terjadi dalam hitungan menit," kata lembaga itu dalam pernyataannya di platform X.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk segera mengungsi ke wilayah yang lebih tinggi dan aman guna menghindari risiko gelombang tsunami.
Baca Juga: Gempa Bumi Berkekuatan M 5,2 Hantam Blitar
Neiafu sendiri merupakan kota terbesar kedua di Tonga dengan jumlah penduduk sekitar 4.000 jiwa. Kota ini berada di kawasan pelabuhan air dalam di pantai selatan Vava’u, wilayah utara negara kepulauan tersebut.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi alat pengukur kekuatan gempa. (ANTARA/Anadolu) (Antara)