Kapolri Minta Pelayanan Maksimal saat Puncak Arus Balik Lebaran 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Mar 2026, 16:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers di di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (23/3/2026). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri) Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers di di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (23/3/2026). (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.

Dalam keterangannya dari Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa, Sigit menyampaikan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada hari ini. Meski demikian, pergerakan pemudik diprediksi akan tersebar hingga Jumat, 27 Maret 2026, seiring dengan diberlakukannya kebijakan work from anywhere (WFA).

Ia juga menyoroti lonjakan kunjungan di sejumlah destinasi wisata seperti Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur, serta kawasan Puncak di Bogor yang turut mengalami peningkatan wisatawan selama libur Lebaran.

Baca Juga: Kapolri Pastikan Puncak Arus Mudik Berjalan Aman

Untuk itu, ia meminta petugas di lapangan menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari pengaturan rekayasa lalu lintas hingga pengelolaan arus penyeberangan laut, guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.

Selain itu, Sigit menegaskan bahwa jumlah pemudik tahun ini melampaui proyeksi awal dari Kementerian Perhubungan, sehingga arus balik diperkirakan juga akan mengalami peningkatan signifikan.

"Utamanya Ketapang, karena akan terjadi arus balik yang selain mengarah ke Bali untuk bekerja. Namun, di sisi lain juga kemungkinan akan ada tambahan wisatawan yang masih belum selesai," ucapnya.

Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga tren penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas yang telah dicapai selama arus mudik agar tetap terjaga hingga berakhirnya Operasi Ketupat.

"Tentunya ini menjadi penekanan kita agar sampai dengan rangkaian arus balik selesai ini, angka-angka tersebut bisa dipertahankan,” ujarnya.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran, Jasa Marga Tutup Sementara Rest Area KM 52B

Lebih lanjut, ia mengingatkan jajarannya untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah timur Indonesia dan titik-titik penyeberangan yang rawan terdampak kondisi cuaca.

"Sehingga kemudian rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih baik di kondisi yang tentunya terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan karena cuaca ekstrem," katanya.

(Sumber: Antara)

x|close