Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa seluruh warga yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh kini sudah tidak lagi tinggal di tenda pengungsian. Menurutnya, para pengungsi telah berpindah ke hunian sementara maupun hunian tetap yang disediakan pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai menunaikan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Sabtu, 21 Maret 2026, Dalam kesempatan itu, ia didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
“Ya, perbaikannya, pemulihannya sangat cepat, alhamdulillah. Hampir 100% ya. Di tenda sudah tidak ada lagi. 100% semua sudah keluar dari tenda, masuk ke hunian-hunian sementara ataupun hunian tetap sudah mulai,” ujar Prabowo kepada awak media, Sabtu, 21 Maret 2026.
Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatra, pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 36.669 unit hunian tetap di tiga provinsi terdampak. Hingga saat ini, sekitar 110 unit hunian tetap telah selesai dibangun, sementara 1.359 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Baca Juga: Prabowo Salat Ied di Aceh, Muzani: Wujud Solidaritas untuk Korban Bencana
Salah satu proyek pembangunan hunian tetap berada di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Hunian tersebut dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana dengan spesifikasi tahan gempa. Rumah tipe 36 ini menggunakan pondasi batu kali, dinding bata ringan, rangka atap baja ringan, serta atap berbahan spandex dan plafon PVC.
Selain hunian, Presiden juga menyinggung proses pemulihan infrastruktur kelistrikan pascabencana. Ia menyebut sebagian besar wilayah telah kembali menikmati aliran listrik, meski masih terdapat lima desa yang belum sepenuhnya pulih karena kendala teknis.
Prabowo Subianto meninjau hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah untuk korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang (Antara)
Di sisi lain, Prabowo memastikan bantuan pemerintah telah tersalurkan kepada masyarakat terdampak. Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.
“Saya sangat bangga, terima kasih kepada semua petugas, semua aparat. Dari TNI, Polri, dari BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, Pemda, semua kementerian/lembaga yang kerja luar biasa,” ujarnya.
Prabowo Subianto di Aceh Tamiang (Tangkapan Layar)