Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Lewat Program Padat Karya dan Penciptaan Lapangan Kerja

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Mar 2026, 11:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto dalam sesi wawancara. Presiden Prabowo Subianto dalam sesi wawancara.

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen dengan menggenjot penciptaan lapangan kerja melalui sejumlah program strategis. Upaya tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pembangunan perumahan rakyat.

Mengacu pada keterangan Badan Komunikasi Pemerintah RI di Jakarta, Minggu, 22 Maret 2026. program MBG dinilai memiliki dampak besar terhadap penyerapan tenaga kerja. Program ini ditargetkan menghadirkan sekitar 30 ribu dapur, di mana masing-masing dapur diproyeksikan mempekerjakan 50 orang, sehingga total potensi tenaga kerja yang terserap mencapai sekitar 1,5 juta orang.

"Itu sudah 1,5 juta," ujar Prabowo.

Selain tenaga kerja langsung di dapur, setiap unit juga melibatkan rantai pasok dari penyedia bahan pangan. Hal ini diperkirakan dapat menyerap tambahan tenaga kerja hingga 1,5 juta orang lainnya.

Baca Juga: Prabowo: Tak Ada yang Kebal, Sudah Berapa Jenderal Kita Serahkan ke Kejaksaan

Tak hanya mengandalkan MBG, pemerintah juga meluncurkan berbagai inisiatif lain untuk memperluas kesempatan kerja. Program seperti Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, serta pembangunan satu juta rumah menjadi bagian dari strategi tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan target pembentukan 80 ribu koperasi. Setiap koperasi diperkirakan mempekerjakan sekitar 18 orang, sehingga berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.

Di sektor kelautan, program Kampung Nelayan Merah Putih diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 1.100 kampung nelayan pada tahun 2026.

Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo Subianto.

"Kita bikin pilot project di Biak, penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen," kata Prabowo.

Sementara itu, pembangunan satu juta rumah disebut menjadi salah satu program terbesar dalam menciptakan lapangan kerja. Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima tenaga kerja, sehingga total potensi penyerapan mencapai lima juta orang, belum termasuk efek berganda dari sektor pendukung seperti bahan bangunan dan utilitas.

Presiden Prabowo optimistis seluruh program tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melampaui target yang telah ditetapkan.

"Saya yakin ketika ini berjalan, itu akan lebih dari 8 persen," katanya.

x|close