Dalam Perayaan Nowruz, Pemimpin Tertinggi Iran Sebut Musuh Sudah Dikalahkan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Mar 2026, 11:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Istimewa)

Ntvnews.id, Taheran - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa pihak-pihak yang memusuhi Iran saat ini berada dalam kondisi “dikalahkan”, di tengah berlangsungnya serangan militer dari Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pesan tertulis menyambut Tahun Baru Persia atau Nowruz yang disiarkan di televisi Iran pada Jumat, 20 Maret 2026, Khamenei menyoroti keteguhan rakyat Iran dalam menghadapi tekanan. Ia menilai semangat tersebut menjadi fondasi bagi tahun yang disebutnya sebagai “ekonomi perlawanan” yang ditopang persatuan dan keamanan nasional.

"Saat ini, karena persatuan khusus yang telah tercipta di antara Anda, saudara-saudara sebangsa kita –,terlepas dari semua perbedaan dalam asal-usul agama, intelektual, budaya, dan politik,– musuh telah dikalahkan," kata Mojtaba, seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu 21 Maret 2026.

Khamenei diketahui belum tampil di hadapan publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi, menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang wafat dalam serangan di awal konflik pada 28 Februari lalu.

Baca Juga: Hamas Kirim Surat Rahasia ke Mojtaba Khamenei, Isyaratkan Apa?

Ia juga menilai bahwa asumsi Amerika Serikat dan Israel yang memperkirakan rakyat Iran akan memberontak setelah serangan militer merupakan kekeliruan besar.

“Sebaliknya telah muncul keretakan di pihak musuh," tambah Ayatollah Mojtaba Khamenei.

Lebih lanjut, Khamenei membantah tuduhan bahwa Iran atau sekutunya berada di balik serangan terhadap Turki dan Oman. Ia menyebut insiden tersebut sebagai operasi “bendera palsu” yang bertujuan memecah belah negara-negara kawasan.

Selain menyampaikan sikap keras terhadap musuh, Khamenei juga mengirim pesan damai kepada negara-negara tetangga. Ia menyerukan agar Afghanistan dan Pakistan menghentikan konflik yang terjadi di antara keduanya, serta menyatakan kesiapan Iran untuk membantu proses perdamaian.

Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei. /ANTARA/Xinhua/aa. <b>(Antara)</b> Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei. /ANTARA/Xinhua/aa. (Antara)

"Kami menganggap tetangga timur kami sangat dekat dengan kami," kata pemimpin tertinggi.

“Saya mengimbau kedua negara saudara kita, Afghanistan dan Pakistan, untuk membangun hubungan yang lebih baik satu sama lain dan saya sendiri siap mengambil tindakan yang diperlukan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam pesan Nowruz turut menegaskan bahwa negaranya tidak memiliki ambisi untuk mengembangkan senjata nuklir, serta tidak menginginkan konflik dengan negara-negara tetangga.

Baca Juga: Netanyahu Tiba-Tiba Muncul Usai Iran Bombardir Tel Aviv, Ancam Bunuh Mojtaba Khamenei

“Kesulitan kita adalah akibat dari campur tangan musuh,” katanya.

“Tetangga-tetangga terkasih yang mengelilingi kita, kalian adalah saudara-saudara kita. Kami datang untuk menyelesaikan semua perbedaan ini dengan kalian,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan pembentukan sistem keamanan regional berbasis negara-negara Islam guna menciptakan stabilitas kawasan tanpa keterlibatan pihak luar.

“Kita tidak membutuhkan kehadiran orang luar di wilayah ini,” tambah presiden.

x|close