Senator Soroti Biaya Perang AS ke Iran, Sebut Dana Bisa Dialihkan untuk Kesejahteraan Publik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mar 2026, 10:10
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat. ANTARA/Pixabay Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat. ANTARA/Pixabay (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Senator Amerika Serikat, Bernie Sanders, melontarkan kritik terhadap besarnya anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk operasi militer melawan Iran.

Sanders menilai dana tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan domestik masyarakat Amerika.

Melalui unggahan di platform X, ia menyebut bahwa konflik dengan Iran telah menghabiskan biaya hingga USD22,8 miliar atau setara sekitar Rp387 triliun.

“Dengan USD22,8 miliar, kita bisa menyediakan layanan Medicaid bagi 6,8 juta anak, membangun 2,6 juta unit perumahan publik, mendanai program Head Start untuk 1,3 juta orang, merekrut 240.000 guru, serta menghapus utang pendidikan sebesar 20.000 dolar AS bagi 1 juta peminjam,” ujarnya, dikutip dari Anadolu Agency, Jumat, 20 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa prioritas anggaran seharusnya difokuskan pada layanan publik, terutama di tengah meningkatnya ketegangan global.

Baca Juga: Iran Hentikan Pasokan Gas ke Irak, Listrik Hilang 3.100 MW

Sejak 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat terus melancarkan serangan bersama terhadap Iran yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah tokoh politik dan militer lainnya.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Serangan balasan tersebut menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta turut mengganggu stabilitas pasar global dan sektor penerbangan internasional.

x|close