Ntvnews.id,
Ia menyebut para pelaku sebagai "para pembunuh kriminal" yang tidak akan luput dari hukuman.
Dalam pernyataan melalui akun media sosial X, Khamenei mengungkapkan duka mendalam atas wafatnya Larijani yang terjadi bersama putranya serta sejumlah koleganya. Ia menggambarkan Larijani sebagai sosok yang berpengetahuan luas, visioner, dan memiliki kebijaksanaan dalam berbagai bidang.
Menurutnya, hampir lima dekade pengabdian Larijani di bidang politik, militer, keamanan, budaya, dan administrasi telah menjadikannya tokoh penting di Iran.
Baca Juga: Presiden Iran Janji Balas Keras Kematian Ali Larijani
Khamenei juga menilai bahwa pembunuhan tersebut menunjukkan besarnya peran Larijani hingga memicu permusuhan dari pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh Islam.
"Setiap tetes darah memiliki pembalasan yang setimpal dan bahwa para pembunuh kriminal para martir itu akan segera menerima balasannya," sumpahnya.
Sebelumnya, otoritas Iran menyatakan bahwa Ali Larijani tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Selasa pagi 17 Maret 2026.
Dalam serangan tersebut, turut menjadi korban putranya Morteza, ajudannya Alireza Bayat, serta sejumlah staf dewan dan pengawal.
Konflik di kawasan semakin meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran sejak Sabtu 28 Februari 2026.
Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Baca Juga: Israel Klaim Serang Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Tertinggi Iran
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan menggunakan pesawat nirawak dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika.
Dampak dari serangan balasan tersebut meliputi korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan terhadap pasar global dan aktivitas penerbangan.
(Sumber: Antara)
Arsip foto - Mantan Ketua Parlemen Ali Larijani pada hari kedua proses pendaftaran dan pencalonan di Teheran, Iran, (31/5/2024). ANTARA/Fatemeh Bahrami/Anladou/pri. (Antara)