Bahrain Klaim Cegat 130 Rudal dan 234 Drone dari Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mar 2026, 11:15
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Rudal Iran. (ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Junqing/tom/am.) Arsip foto - Rudal Iran. (ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Junqing/tom/am.) (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Komando Umum Angkatan Bersenjata Bahrain menyatakan pihaknya telah mencegat 130 rudal dan 234 drone yang diluncurkan dari Iran ke wilayahnya sejak konflik pecah di kawasan Teluk Persia.

Dalam pernyataannya pada Rabu 18 Maret 2026, militer Bahrain mengatakan sistem pertahanan udara mereka terus menghadang gelombang serangan berturut-turut dari Iran, sekaligus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada demi keselamatan.

"Warga Bahrain juga diminta menjauhi lokasi yang mengalami kerusakan atau benda mencurigakan, serta tidak mendokumentasikan operasi militer yang sedang berlangsung maupun titik jatuhnya puing rudal," tulis pernyataan militer Bahrain.

Baca Juga: Iran Klaim Rudal Hantam Kantor Pm Israel Benjamin Netanyahu di Yerusalem

Pihak militer menekankan pentingnya memperoleh informasi dari sumber resmi dan memantau saluran komunikasi pemerintah guna menerima peringatan atau instruksi terkini.

Dalam pernyataan yang sama, angkatan bersenjata Bahrain menegaskan bahwa peluncuran rudal balistik dan drone ke fasilitas sipil dan properti pribadi merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Serangan tersebut juga dinilai sebagai ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan kawasan," kata militer Bahrain.

Baca Juga: Serangan Rudal Hantam Mobil Sipil di UEA, 1 Warga Tewas

Ketegangan di kawasan Teluk Persia meningkat sejak Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas agresi militer itu dengan meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Serangan militer Iran itu menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar global dan penerbangan internasional.

(Sumber: Antara)

x|close