Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak mempertimbangkan opsi gencatan senjata dalam upaya mengakhiri konflik dengan Iran. Ia bahkan menyatakan bahwa militer AS telah meraih kemenangan atas pasukan Iran.
"Saya piker kita telah menang," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dilansir dari AFP, Sabtu, 21 Maret 2026.
Trump memastikan bahwa operasi militer AS di Iran masih akan terus berlangsung. Menurutnya, langkah gencatan senjata tidak relevan karena pihaknya merasa telah unggul dalam konflik tersebut.
"Saya tidak ingin melakukan gencatan senjata. Anda tahu Anda tidak melakukan gencatan senjata ketika Anda benar-benar menghancurkan pihak lain," katanya.
Baca Juga: Trump Disebut Incar Kuba Usai Perang Iran, Desak Presiden Mundur
Dalam kesempatan itu, Trump juga menanggapi laporan dari Axios yang menyebut dirinya tengah mempertimbangkan opsi pendudukan atau blokade Pulau Kharg, Iran, sebagai upaya menekan Teheran agar membuka kembali jalur strategis tersebut. Namun, ia tidak memberikan kepastian terkait rencana tersebut.
"Saya mungkin punya rencana atau mungkin tidak," kata Trump ketika ditanya oleh seorang reporter AFP.
"Itu tentu saja tempat yang dibicarakan orang, tetapi saya tidak bisa memberi tahu Anda," sambungnya.
Konflik antara AS dan Iran sendiri telah berlangsung sejak 28 Februari 2026. Dalam operasi militernya, AS yang didukung Israel melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Iran. Sebagai balasan, Iran menyerang pangkalan militer AS di beberapa negara di kawasan Timur Tengah.
Arsip Foto - Donald Trump saat berbicara dalam Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di National Harbor, Maryland, Amerika Serikat, Jumat (15/3/2013). ANTARA/Flickr/Gage Skidmore/am. (Antara)