Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 18 Maret 2026. Pemerintah pun telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan sekaligus mengurangi potensi kemacetan selama periode mudik.
Prediksi tersebut disampaikan Menhub saat melakukan kunjungan kerja di Polres Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dalam agenda peninjauan pemberian kompensasi bagi kusir delman.
"Kalau puncak arus mudik diperkirakan tanggal 18 (Maret)," katanya, Sabtu, 14 Maret 2026.
Untuk menjaga kelancaran, keamanan, serta ketertiban lalu lintas selama musim mudik Lebaran, pemerintah menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini diharapkan dapat mengurai kepadatan perjalanan dengan membagi waktu keberangkatan para pemudik.
Dengan sistem kerja fleksibel tersebut, masyarakat memiliki kesempatan untuk memulai perjalanan lebih awal sehingga tidak menumpuk pada satu hari tertentu.
"Dengan pemberlakuan WFA, 'work from anywhere' diharapkan bisa terdistribusi di tanggal-tanggal sebelumnya," terangnya.
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi. (Antara/Harianto)
Selain kebijakan WFA, pemerintah juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik. Persiapan tersebut meliputi kesiapan jalur transportasi, fasilitas pendukung, hingga koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait.
Menurut Dudy, hingga saat ini persiapan yang dilakukan pemerintah berjalan dengan baik dan terus dimatangkan menjelang puncak arus mudik.
"Sejauh ini Insya-Allah sudah berjalan dengan baik, sudah disediakan dengan baik," ujarnya.
Menhub juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar merencanakan perjalanan secara matang. Pemudik disarankan memperhatikan waktu keberangkatan, kondisi cuaca, serta memantau informasi lalu lintas melalui berbagai kanal informasi resmi.
"Kami berharap pada para pemudik untuk bisa merencanakan perjalanannya dengan baik, selalu mencoba mendapatkan informasi dari berbagai macam saluran media," tutupnya.
(Sumber: Antara)
Kendaaan pemudik melintas di Jalan Tol Semarang-Solo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (28/3/2025). (Antara/Aloysius Jarot Nugroho)