Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Siapkan 401 Bus Gratis ke 34 Provinsi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Feb 2026, 18:26
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah kembali menerapkan stimulus diskon tarif transportasi dan program mudik gratis pada Lebaran 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah kembali menerapkan stimulus diskon tarif transportasi dan program mudik gratis pada Lebaran 2026. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah kembali menerapkan stimulus diskon tarif transportasi dan program mudik gratis pada Lebaran 2026.

Adapun kebijakan ini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat dan memastikan pengelolaan arus pergerakan masyarakat lebih merata. 

“Beberapa hal yang sudah kami siapkan berkaitan dengan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini di antaranya penyiapan surat ketetapan bersama atau surat keputusan bersama berkaitan dengan pengaturan angkutan Lebaran 2026," ucap Dudy di Stasiun Gambir, Selasa 10 Februari 2026.

"Kami berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga PU. Kemudian juga berkaitan dengan Work From Anywhere dan stimulus,” lanjutnya.

Baca juga: Kemenhub: Pesawat Smart Air Kecelakaan karena Gangguan Mesin

Terkait mudik gratis, Menhub Dudy mengatakan, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan sejumlah program yaitu 401 bus ke 34 kota tujuan di 9 Provinsi, 50.000 penumpang kelas ekonomi pada angkutan laut, serta 28.182 penumpang untuk jalur kereta api Pulau Jawa lintas Utara, Tengah, dan Selatan. 

Sejalan dengan program Mudik Gratis, kegiatan ramp check juga terus dilakukan.

”Kami juga melakukan ramp check atau uji kelaikan persiapan sarana prasarana yang berkaitan dengan moda transportasi baik darat, laut, udara, serta kereta api. Juga sarana jalan, baik itu jalan tol maupun dengan jalan arteri nasional,” kata Menhub Dudy.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memimpin konferensi pers tersebut memaparkan rincian stimulus diskon tarif Lebaran 2026.

 Menko Airlangga mengatakan, pada angkutan udara, terdapat diskon tarif tiket rute domestik kelas ekonomi sebesar 17-18 persen untuk periode penerbangan 14-29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang. 

Kemudian pada angkutan laut, terdapat diskon tarif jasa kepelabuhanan pada angkutan penyeberangan sebesar 100 persen. Diskon tersebut berlaku pada periode 12-31 Maret 2026, dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. 

Lebih lanjut, pada kapal penumpang, terdapat diskon 30 persen dari tarif dasar pada periode 11 Maret-5 April 2026 dengan target 445.000 penumpang. Sedangkan pada moda perkeretaapian, terdapat diskon 30 persen pada periode 14-29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.

”Pada tahun ini dalam rangka libur hari besar nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp911,16 miliar berasal dari APBN maupun non-APBN,” sebut Menko Airlangga.

Baca juga: Pemerintah Gelontorkan Rp911 Miliar untuk Stimulus Lebaran 2026, dari Diskon Tiket KA hingga WFA

Untuk mengoptimalkan mobilitas dan memudahkan masyarakat dalam merencanakan perjalanan, Menko Airlangga menambahkan, selama libur hari besar keagamaan Idulfitri diberikan fleksibilitas penetapan hari kerja untuk ASN dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, serta 27 Maret 2025. 

Menurut Menko Airlangga, Lebaran Idul Fitri di periode yang lalu termasuk Nataru, terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat dan kegiatan para wisata sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat yang kemarin sampai dengan 5,39 persen. 

“Peningkatan mobilitas pada periode Idulfitri 2025 itu mobilitas masyarakat mencapai 154,62 juta orang dan libur Nataru 110,43 juta orang, dan secara year on year di tahun 2025 itu 5,11 persen dan pada Desember kunjungan wisatawan mancanegara 1,41 juta dan wisatawan nusantara 105,98 juta,” tandasnya.

x|close