Pemipmpin Gereja di Lebanon Tewas dalam Serangan Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Mar 2026, 09:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Arsip foto - Bendera nasional Lebanon (kanan) dan bendera Hizbullah. Furkan Güldemir. ANTARA/Anadolu Agency/pri. Arsip foto - Bendera nasional Lebanon (kanan) dan bendera Hizbullah. Furkan Güldemir. ANTARA/Anadolu Agency/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Beirut - Suasana duka menyelimuti wilayah Qlayaa di Lebanon Selatan ketika ratusan warga berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Pastor Pierre Al-Rahi. Pemimpin gereja tersebut menjadi salah satu korban tewas dalam serangan udara yang dilancarkan militer Israel.

Dilansir dari Al Jazeera, Sabtu, 14 Maret 2026, para pelayat terlihat meletakkan bunga ketika peti jenazah Pastor Pierre Al-Rahi dibawa menuju gereja untuk prosesi pemakaman. Suasana haru menyelimuti upacara tersebut, dengan banyak warga yang tidak mampu menahan tangis saat doa dan penghormatan terakhir berlangsung.

Selain masyarakat setempat, sejumlah anggota Angkatan Darat Lebanon juga hadir dalam prosesi tersebut untuk memberikan penghormatan kepada pastor yang wafat akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Kementerian Kesehatan Lebanon: 687 Orang Tewas dalam Serangan Israel Sejak 2 Maret

Kota Qlayaa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen dilaporkan telah menjadi target serangan udara Israel sebanyak dua kali. Meski menghadapi tekanan dari meningkatnya intensitas serangan, warga bersama para pemimpin agama menyatakan tetap bertahan dan tidak akan meninggalkan tanah kelahiran mereka.

Kematian Pastor Pierre Al-Rahi menambah daftar korban dalam konflik yang terus berlangsung di wilayah tersebut. Berdasarkan data terbaru, sedikitnya 634 warga Lebanon dilaporkan tewas akibat serangan udara Israel sejak 2 Maret lalu.

x|close