Ntvnews.id,
Kenaikan permintaan tersebut turut menyebabkan waktu tunggu layanan menjadi lebih lama dibandingkan periode normal bagi sebagian pengguna.
"Dalam beberapa waktu terakhir, permintaan terhadap berbagai layanan Grab di Jabodetabek meningkat hingga 35 persen dibandingkan dengan periode normal," kata Director of Mobility, Food, & Logistics Grab Indonesia Tyas Widyastuti dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 13 Maret 2026.
Tyas menjelaskan peningkatan ini terjadi seiring perubahan pola mobilitas masyarakat selama Ramadhan. Pada periode tersebut, puncak permintaan berbagai layanan muncul hampir bersamaan dalam waktu tertentu.
Baca Juga: Grab Hadirkan Perlindungan Maksimal Lewat BPJS Ketenagakerjaan bagi Mitra Pengemudi
"Terutama pada jam pulang kantor untuk GrabBike, waktu persiapan berbuka puasa untuk GrabFood, serta lonjakan permintaan pengiriman melalui GrabExpress," ujar dia.
Permintaan layanan GrabExpress bahkan tercatat melonjak hingga 300 persen menjelang Lebaran.
Lonjakan ini dipicu oleh berbagai promo Ramadhan di platform e-commerce serta meningkatnya pengiriman bingkisan atau hampers.
Sementara itu, menjelang waktu berbuka puasa, permintaan GrabBike dan GrabFood masing-masing meningkat hingga 25 persen.
Di sisi lain, Tyas mengatakan jumlah mitra pengemudi secara umum tetap stabil. Namun, rata-rata jam kerja mitra selama bulan Ramadhan cenderung lebih pendek karena sebagian mitra memilih beristirahat untuk berbuka puasa serta menghindari kepadatan lalu lintas pada sore hari.
Selain itu, kondisi cuaca ekstrem yang sempat memicu banjir di sejumlah ruas jalan juga turut mempengaruhi kelancaran perjalanan dan waktu penyelesaian pesanan di beberapa area.
Baca Juga: Gojek Ungkap Penyebab Sulitnya Dapat Driver di Akhir Ramadhan dan Jelang Lebaran
"Meski rata-rata jam kerja mitra lebih pendek, tingginya permintaan tetap mendorong peningkatan pendapatan mitra hingga 40 persen pada periode puncak Ramadhan," kata Tyas.
Grab pun mengimbau pengguna untuk merencanakan perjalanan atau pemesanan lebih awal, terutama pada periode dengan mobilitas yang tinggi.
Untuk layanan GrabBike, pengguna disarankan melakukan pemesanan lebih awal. Sementara itu, untuk GrabFood dan GrabExpress tersedia fitur "Pesanan Terjadwal" serta "Ambil Sendiri di GrabFood" yang memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam mengakses layanan.
"Kami akan terus memantau dinamika kebutuhan pengguna dan pola aktivitas mitra selama periode Ramadhan dan Idul Fitri," kata Tyas.
"Kami berterima kasih atas masukan yang disampaikan dan berkomitmen menjaga layanan Grab agar tetap dapat digunakan secara optimal di setiap momen, terutama pada periode dengan kebutuhan layanan yang meningkat," ujarnya menambahkan.
(Sumber: Antara)
Seorang mitra Grab menjalankan aktivitas di sebuah kawasan pusat perbelanjaan di Mataram, Nusa Tenggara Barat. ANTARA/HO-Grab Indonesia (Antara)