Rismon Sianipar Akui Keaslian Ijazah Jokowi dan Gibran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 15:40
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menyatakan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming adalah asli berdasarkan hasil pengujian ilmiah yang dilakukannya. Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menyatakan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming adalah asli berdasarkan hasil pengujian ilmiah yang dilakukannya. (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta – Di tengah polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menyatakan bahwa dokumen tersebut asli berdasarkan hasil pengujiannya secara ilmiah.

Pernyataan tersebut disampaikan Rismon kepada awak media usai menemui Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan Nomor 6, Jakarta Pusat, Jumat 13 Maret 2026.

“Iya, asli,” tegasnya.

Rismon menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan berbagai metode penelitian untuk membuktikan keaslian ijazah Joko Widodo dan Gibran Rakabuming yang sempat menjadi perdebatan di ruang publik.

Baca Juga: Gibran Buka Layanan Pengaduan di Kantor Wapres, Tebus Ijazah dan SPP Bisa Diadukan

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by NTV News (@ntvnews.id)

“Daripada saya disorak-soraki, seolah-olah jadi pahlawan, pahlawan kebenaran, pahlawan ini itu, tetapi menyembunyikan kebenaran itu. Karena sudah saya uji dengan 3 variabel, yaitu 2 variabel geometri, translasi, rotasi, dan pencahayaan. Itu semua mengoreksi temuan saya,” terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Rismon juga menyampaikan kesiapan untuk membuktikan metode penelitiannya baik secara pribadi maupun secara terbuka, termasuk kepada pihak yang masih meragukan keaslian ijazah tersebut.

Menurutnya, penting bagi peneliti untuk menyampaikan hasil temuan secara jujur kepada publik sesuai dengan hasil kajian yang dilakukan.

”Jangan sembunyikanlah, ayolah. Meskipun awalnya kalian akan dianggap pengkhianat, itu akan lebih ringan daripada kalian sembunyikan,” tuturnya.

Baca Juga: Polda Metro Periksa Jokowi di Surakarta untuk Lengkapi Berkas Kasus Dugaan Ijazah Palsu

x|close