Geger Pria Tewas Diduga Bunuh Diri di Bintaro

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mar 2026, 00:52
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Pompa BBM pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.116.12 Kembangan, Jakarta Barat, dipasangi garis polisi akibat insiden tercampurnya pertalite dengan solar, Senin 4 Agustus 2025. ANTARA/Risky Syukur Pompa BBM pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.116.12 Kembangan, Jakarta Barat, dipasangi garis polisi akibat insiden tercampurnya pertalite dengan solar, Senin 4 Agustus 2025. ANTARA/Risky Syukur (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian mengungkap kasus penemuan mayat pria berinisial BAS, 53, di dalam kamar ruang kerjanya di perumahan Jalan Deplu I, RT 01/03, No. 20, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/2/2026) siang. Korban dipastikan diduga kuat nekat bunuh diri menggunakan senjata api.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam mengungkapkan bahwa terkait adanya laporan warga yang menemukan korban laki-laki berinisial BAS di dalam kamar atau ruang kerjanya di Jalan Deplu I, RT 1/3, Bintaro, Pesanggrahan, dalam keadaan meninggal dunia, Jumat (6/2) pukul 13.30 WIB.

Saat pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) polisi juga mengamankan adanya senjata api di sekitar jasad korban BAS. Saat petugas cek TKP, pintu kamar sudah terbuka (tidak dikunci).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Info Ciledug (@info_ciledug)

“Terkait penemuan mayat identitas BAS itu diduga kuat bunuh diri, kami sudah melakukan pengecekan di TKP dan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Polri untuk melakukan autopsi jenazah apakah murni bunuh diri atau ada keterkaitan kasus tindak pidana,” kata Kompol Seala dalam konfrensi pers kepada awak media di Mapolsek Pesanggrahan, Selasa (10/3/2026).

Dalam kasusnya terkuak sebelum korban nekat mengakhiri hidup, Almarhum BAS tengah meninggalkan beberapa surat kedalam amplop ditujukan kepada anggota keluarganya.

“Sehingga karena kasus ini (korban) murni bunuh diri maka kasusnya ditutup demi hukum,” kata Kompol Seala.

Sementara itu, isteri korban, K, mengatakan, semasa hidup korban dikenal baik. Namun dia tidak mengetahui terkait senjata api dan beberapa air softgun yang ditemukan polisi. Dia mengaku pihak keluarga tidak mengetahui.

x|close