Penumpang Dikeluarkan dari Pesawat Setelah Suara Azan dari Aplikasi Berbunyi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mar 2026, 07:28
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
ilustrasi pesawat. ilustrasi pesawat. (Pixabay)

Ntvnews.id, Washington D.C - Seorang penumpang maskapai Southwest Airlines di Amerika Serikat dikeluarkan dari kabin pesawat di Bandara Nashville setelah suara azan dari aplikasi di ponselnya terdengar pada Jumat pekan lalu.

Insiden tersebut memicu kepanikan di antara penumpang lain. Pesawat yang semula dijadwalkan terbang menuju Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood akhirnya dialihkan ke Georgia.

Menurut Federal Aviation Administration (FAA), penerbangan yang berangkat dari Nashville menuju Florida Selatan itu terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta setelah terjadi kegaduhan dan kepanikan di dalam pesawat.

Sebuah video yang diunggah akun Only In Dade memperlihatkan sejumlah penumpang mengangkat tangan dan menundukkan kepala ketika petugas keamanan memasuki kabin pesawat untuk membawa keluar seorang penumpang.

Baca Juga: Ancaman Bom Paksa Pesawat Southwest Airlines 2094 Mendarat Darurat di Atlanta

Laporan dari NBC News menyebutkan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh suara panggilan salat atau azan yang otomatis diputar dari aplikasi di telepon genggam penumpang tersebut.

Aplikasi itu diaktifkan sebagai pengingat waktu salat agar pemiliknya dapat menjalankan ibadah selama bulan Ramadan.

Seorang juru bicara Federal Bureau of Investigation (FBI) di Atlanta menyatakan bahwa tidak ditemukan ancaman keamanan dalam insiden tersebut dan tidak ada tuntutan hukum yang akan diajukan. Peristiwa itu dinilai sebagai kesalahpahaman.

Pihak maskapai kemudian memberikan klarifikasi melalui pernyataan resmi.

"Awak Southwest Airlines Penerbangan 2094 pada hari Jumat memutuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Atlanta sebagai tindakan pencegahan karena kesalahpahaman terhadap perilaku seorang pelanggan. Kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan kami atas kesalahpahaman dan keterlambatan yang signifikan. Tidak ada yang lebih penting bagi Southwest selain keselamatan pelanggan kami," demikian pernyataan maskapai tersebut.

x|close