Prabowo: Dunia Kita Penuh Dinamika yang Berbahaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 18:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa kondisi dunia saat ini diwarnai berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan. Ia menilai para pejabat negara perlu bersikap jujur dalam menyampaikan kondisi tersebut kepada publik, tidak hanya menyampaikan hal-hal yang terdengar positif.

Hal tersebut disampaikan Prabowo ketika meresmikan pembangunan 218 jembatan bailey, armco, dan jembatan perintis di berbagai wilayah Indonesia secara Daring, Senin, 9 Maret 2026.

"Ini harus kita akui. Janganlah kita selalu bicara yang baik-baik, yang manis-manis. Saya ingin menyampaikan ini karena kita sadar dan mengerti bahwa dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya," kata Prabowo.

Ia mencontohkan berbagai konflik yang sedang terjadi di dunia, mulai dari perang di kawasan Eropa hingga ketegangan di Timur Tengah.

Baca Juga: Prabowo: Dunia Penuh Ketegangan, Indonesia Tetap Pegang Prinsip Bebas Aktif

"Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena," tambahnya.

Menurut Prabowo, meskipun Indonesia berada jauh secara geografis dari wilayah konflik tersebut, dampaknya tetap dapat dirasakan di dalam negeri.

"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," imbuh dia.

Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco  <b>(Istimewa)</b> Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco (Istimewa)

Ia menilai posisi Indonesia saat ini sudah tepat karena tidak memihak kepada blok kekuatan mana pun. Pendekatan diplomasi Indonesia, kata dia, tetap mengedepankan penghormatan kepada seluruh negara dan kekuatan dunia, sehingga Indonesia dapat mempertahankan situasi yang relatif damai.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung berbagai tantangan yang masih dihadapi bangsa. Ia menyebut sejumlah kendala yang terjadi tidak terlepas dari kinerja sebagian pejabat dan birokrat.

"Saudara-saudara sekalian, kita menyadari bahwa bangsa ini masih menghadapi banyak kendala, banyak kesulitan, banyak kekurangan. Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas. Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa, di lain pihak masih ada di unsur-unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara," kata Prabowo.

x|close