Prabowo Akui Masih Ada Pejabat dan Birokrat yang Mengecewakan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Mar 2026, 17:37
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan karena kinerja sebagian pejabat dan birokrat yang belum maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco di Aceh secara Daring, Senin, 9 Maret 2026.

"Kita menyadari bahwa bangsa ini masih menghadapi banyak kendala, banyak kesulitan, banyak kekurangan," ujar Prabowo.

Ia menilai sejumlah kekurangan yang masih terjadi di negara ini berkaitan dengan kinerja aparatur pemerintahan.

Baca Juga: Prabowo Resmikan 218 Jembatan Pascabencana di Sumatra

"Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat para birokrat, para petugas. Di satu pihak banyak petugas yang bekerja dengan luar biasa. Di lain pihak masih ada di unsur pimpinan tertentu yang mengecewakan dari segi tanggung jawab kepada bangsa dan negara," kata dia lagi.

Prabowo menegaskan bahwa kondisi tersebut harus diakui secara terbuka oleh pemerintah. Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya menonjolkan hal-hal positif tanpa membicarakan masalah yang ada.

Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco  <b>(Istimewa)</b> Prabowo Subianto Resmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco (Istimewa)

"Ini harus kita akui. Janganlah kita selalu bicara yang baik-baik yang manis-manis," kata Prabowo.

Ia menambahkan bahwa penyampaian hal tersebut penting karena pemerintah menyadari situasi dunia saat ini sedang menghadapi banyak ketidakpastian dan risiko.

Baca Juga: Pramono Soal Permen Pembatasan Medsos Anak 16 Tahun: Saya Support

Prabowo juga menyinggung meningkatnya konflik global, termasuk perang di Timur Tengah serta konflik sebelumnya antara Ukraina dan Rusia.

"Saya ingin menyampaikan ini karena kita sadar dan mengerti bahwa dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya. Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia. Terutama di kawasan Timur Tengah," ujar Prabowo.

x|close