Menhut Targetkan Luas Karhutla 2026 Lebih Rendah dari Tahun Lalu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Mar 2026, 22:30
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi: Petugas Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan pendinginan sebagai bagian dari upaya pemadaman karhutla di Riau. ANTARA/HO-Kemenhut Ilustrasi: Petugas Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan pendinginan sebagai bagian dari upaya pemadaman karhutla di Riau. ANTARA/HO-Kemenhut (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menargetkan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia pada tahun ini dapat ditekan lebih rendah dibandingkan tahun 2025. Target tersebut disampaikan menyusul berbagai langkah antisipasi dan pencegahan yang telah dipersiapkan pemerintah menjelang musim kemarau.

Menurut Raja Juli Antoni, tren karhutla dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

Ia menyebut bahwa sekitar empat tahun lalu luas karhutla mencapai sekitar 1,6 juta hektare, kemudian turun menjadi sekitar 1,1 juta hektare, dan terus menurun pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga: Menhut Raja Juli Dorong Penambahan Polisi Hutan untuk Tekan Pembalakan Liar

Pemerintah berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut, terutama menjelang potensi fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi dalam siklus empat tahunan.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Nasional 2026 di Pekanbaru, Riau.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi potensi karhutla saat musim kemarau.

Raja Juli Antoni menilai keberhasilan menurunkan angka karhutla pada 2025 tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat.

Baca Juga: Menhut Raja Juli Cabut Izin PBPH Bermasalah Seluas 1 Juta Hektare

Koordinasi yang semakin baik antar lembaga dinilai menjadi faktor penting dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.

Berdasarkan data sistem pemantauan karhutla SiPongi Kementerian Kehutanan, luas indikasi karhutla pada 2025 tercatat sekitar 359.619 hektare.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai sekitar 376.805 hektare, serta jauh lebih rendah dibandingkan 2023 yang mencatat luas kebakaran lebih dari 1,16 juta hektare.

(Sumber: Antara)

x|close