China Serukan Dialog di Timur Tengah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mar 2026, 08:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Kamis, 25 Desember 2025. (ANTARA/Desca Lidya Natalia) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian dalam konferensi pers di Beijing, Kamis, 25 Desember 2025. (ANTARA/Desca Lidya Natalia) (Antara)

Ntvnews.id, Beijing - Pemerintah China menyuarakan seruan penghentian segera operasi militer terkait situasi di Iran. Hal itu disampaikan juru bicara China yang menekankan pentingnya mencegah eskalasi lebih lanjut serta melanjutkan dialog dan negosiasi demi menjaga perdamaian serta stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Dilansir dari Xinhua, Kamis, 5 Maret 2026, Lou Qinjian, juru bicara sesi keempat Kongres Rakyat Nasional (National People's Congress/NPC) ke-14, menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers sehari sebelum pembukaan sidang. Ia menegaskan bahwa China akan terus menjalankan perannya sebagai negara besar yang bertanggung jawab untuk mendukung penyelesaian damai.

Lou menyatakan bahwa Beijing mengikuti perkembangan situasi secara saksama dan menekankan bahwa kedaulatan, keamanan, serta integritas wilayah Iran harus dihormati.

Baca Juga: Generasi Z AS Tertarik Mobil China, Dealer dan Orang Tua Masih Ragu, BYD Bisa Goyang Pasar AS?

Menurutnya, China secara konsisten berpegang pada prinsip saling menghormati dan kesetaraan di antara semua negara, baik besar maupun kecil. Prinsip tersebut, katanya, merupakan bagian dari tuntutan kemajuan sejarah sekaligus selaras dengan nilai-nilai dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada negara yang berhak mendominasi urusan global, menentukan nasib bangsa lain, atau memonopoli keunggulan pembangunan, terlebih memaksakan kehendaknya kepada dunia.

x|close