Ratusan Kapal Tanker Tertahan di Pintu Masuk Selat Hormuz Akibat Eskalasi Konflik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Mar 2026, 14:00
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi - Kapal tanker melintas di Selat Hormuz, Iran. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Sekitar 200 kapal tanker dilaporkan tertahan di pintu masuk Selat Hormuz yang berada di kawasan Teluk Oman pada Selasa, 3 Maret 2026. Data tersebut berdasarkan pemantauan MarineTraffic yang dianalisis kantor berita Rusia RIA Novosti, sehingga total kapal yang terdampak mencapai sekitar 300 unit.

Hingga saat ini tidak ada kapal tanker yang melintasi jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab tersebut. Secara geografis, wilayah pantai utara Selat Hormuz berada di bawah kedaulatan Iran, sedangkan pantai selatannya dimiliki bersama oleh Uni Emirat Arab

 dan Oman.

Penghentian arus pelayaran ini dipicu meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur vital distribusi minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dari negara-negara Teluk ke berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Makin Panas! Iran Serang Markas Intel CIA di Arab Saudi, Gedung Rusak Parah

Sebelumnya, pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah sasaran di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil.

Sebagai balasan, Iran menembakkan sejumlah serangan ke wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di kawasan Timur Tengah.

Serangan terhadap Iran tetap berlangsung meski sebelumnya terdapat pembicaraan terkait program nuklir Iran antara Washington dan Teheran di Jenewa, yang dimediasi oleh Oman.

Baca Juga: Jenazah Ali Khamenei Dimakamkan di Kota Suci Mashhad, Iran Siapkan Upacara Perpisahan Besar

(Sumber: Antara) 

x|close