Brutal! Sekeluarga di Bantul Dibantai OTK, Sang Ayah Tewas di Depan Istri dan Anaknya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Feb 2026, 16:28
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Pembunuhan Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Tragedi mengerikan terjadi di Dusun Kaliurang, ketika satu keluarga diserang oleh orang tak dikenal pada Rabu (25/2) sekitar pukul 05.30 WIB. Serangan brutal itu merenggut nyawa sang ayah, TYR (36), serta membuat istri dan anaknya terjebak dalam situasi yang sangat menakutkan.

Pihak kepolisian dari Polres Bantul melalui Kasi Humas, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan adanya insiden pembunuhan tersebut.

“Telah terjadi kejadian orang meninggal dunia karena tindak pidana pembunuhan,” ujarnya.

Pada saat kejadian, TYR dan istrinya, RPS (34), tengah beristirahat di ruang tengah bersama anak mereka yang masih berusia lima tahun.

Baca Juga: Infografik: Cita Rasa Ramadhan dari Berbagai Penjuru Dunia

Dalam situasi tenang itu, seorang pelaku tiba-tiba masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci. Dengan wajah tertutup sebo, pelaku langsung menyerang keluarga tersebut menggunakan sebilah parang.

“Setelah itu tiba-tiba ada satu orang membuka pintu belakang. Pelaku menggunakan penutup muka atau sebo dan langsung mengayunkan senjata jenis parang kepada korban yang masih tertidur,” kata Rita.

Sang istri berusaha melindungi diri dan suaminya hingga jemarinya terluka, sementara TYR menderita luka di wajah dan perut akibat sabetan senjata. Beruntung, sang anak tidak mengalami luka.

Usai menyerang, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan rumah keluarga tersebut. Serangan itu menyebabkan luka-luka serius pada tubuh TYR. Berdasarkan pemeriksaan dari Puskesmas Sedayu 1, korban mengalami luka sepanjang 10 cm di wajah, sayatan 20 cm mulai dari perut hingga paha dengan kedalaman 10 cm, serta luka 4 cm di ibu jari tangan kanan.

Baca Juga: Diburu Pencari Takjil, Imlek Festival 2577 Jadi Berkah bagi UMKM

“Luka di perut korban mengakibatkan pendarahan hingga meninggal dunia,” jelas Rita. Sementara itu, RPS harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Polisi memastikan tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah tersebut. Dugaan sementara, pelaku berjumlah dua orang dan datang dari arah timur, di mana satu di antaranya diduga menunggu di atas motor.

“Pelaku yang masuk ke rumah korban dari samping rumah dan pintu dalam keadaan tidak terkunci,” tambah Rita.

Hingga kini, identitas para pelaku masih belum terungkap. Aparat masih melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku.

x|close