Menkop Dorong Torasera Jadi Model Nasional Koperasi Berbasis Pesantren

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Feb 2026, 21:10
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Menkop Ferry Juliantono saat meresmikan Torasera di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Minggu, 15 Februari 2026. ANTARA/HO-Humas Kemenkop Menkop Ferry Juliantono saat meresmikan Torasera di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Minggu, 15 Februari 2026. ANTARA/HO-Humas Kemenkop (Antara)

Ntvnews.id, Probolinggo, Jawa Timur - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyatakan kehadiran Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid dapat memperkuat ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Probolinggo.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan Torasera Nurja Berkah di Ponpes Nurul Jadid pada Minggu, 15 Februari 2026.

"Kehadiran Torasera itu diharapkan menjadi model penguatan ekosistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Indonesia," katanya.

Ia mengapresiasi inisiatif Ponpes Nurul Jadid bersama berbagai pihak dalam menghadirkan Torasera sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis koperasi. Torasera Nurja Berkah tercatat sebagai satu dari dua Torasera yang telah berdiri di Indonesia.

“Itu menjadi kebanggaan sekaligus membangkitkan optimisme kami di Kementerian Koperasi (Kemenkop) dalam menjalankan amanah untuk mengembangkan koperasi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ferry menjelaskan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Hingga saat ini, sebanyak 83 ribu koperasi telah berbadan hukum dan pemerintah tengah memasuki tahap pembangunan fisik berupa gudang, gerai, serta sarana pendukung lainnya.

“Sebanyak 30 ribu unit ditargetkan rampung dan siap operasional pada April 2026. Selanjutnya, pembangunan terus berlanjut hingga mencapai target nasional,” katanya.

Baca Juga: Menkop Ferry Resmikan TORASERA di Kubu Raya, Dorong Koperasi Jadi Pusat Distribusi Ekonomi Rakyat

Ia menegaskan peran strategis Torasera sebagai pusat distribusi atau hub sekaligus integrator dalam ekosistem koperasi. Selain menyuplai kebutuhan barang ke koperasi desa, Torasera juga berfungsi sebagai off-taker yang menyerap hasil produksi masyarakat dari sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Melalui Torasera, produk-produk masyarakat desa dapat dihimpun, dikelola, dan didistribusikan secara lebih luas. Ini akan mendorong perputaran ekonomi di desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, transformasi masyarakat desa menjadi pelaku ekonomi aktif menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Pemerintah juga menyiapkan dukungan pembiayaan melalui berbagai instrumen, termasuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), serta sinergi lintas kementerian dan lembaga.

“Koperasi adalah instrumen utama untuk memastikan ekonomi berpihak kepada rakyat. Kita ingin memastikan perputaran ekonomi terjadi di desa, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Baca Juga: Menkop Ferry Tetapkan Kubu Raya sebagai Model Nasional Koperasi Desa Merah Putih

Selain penguatan koperasi, pemerintah juga berkomitmen mendukung sektor pesisir, termasuk melalui penyediaan infrastruktur seperti pabrik es dan sarana pendukung bagi nelayan di wilayah Probolinggo.

Ferry berharap Torasera Nurja Berkah dapat menjadi contoh nasional dalam pengembangan koperasi berbasis pesantren dan masyarakat.

“Semoga Torasera ini menjadi usaha yang berkah, berkembang, dan menjadi bagian penting dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi Abdul Haq Zaini menilai Torasera Nurja Berkah akan menjadi penopang bisnis dalam ekosistem Kopdes Merah Putih di Kabupaten Probolinggo, khususnya wilayah Paiton.

"Tentu keberadaan Torasera itu juga bukan sekedar pusat perbelanjaan tetapi juga merupakan wujud nyata kemandirian ekonomi pesantren serta kontribusi pesantren dalam memperkuat ekonomi keumatan,” katanya.

Kepala Ponpes Nurul Jadid Abdul Hamid Wahid menambahkan bahwa Torasera tidak hanya berfungsi sebagai pusat belanja, tetapi juga sebagai sentra aktivitas ekonomi warga sekitar.

“Lebih dari itu, kami bercita-cita menjadikan sebagai bisnis hub yang menyokong beroperasinya Koperasi Desa Merah Putih khususnya di wilayah Paiton dan sekitarnya,” katanya.

(Sumber: Antara) 

TERKINI

Dua Motor Adu Banteng di Pasar Kemis, Pengendara Kritis

Metro Kamis, 19 Feb 2026 | 07:05 WIB

Istana: Tarif Dagang AS Masih Ada Peluang Negosiasi

Luar Negeri Kamis, 19 Feb 2026 | 07:00 WIB

Israel Batasi Akses Ramadhan di Al-Aqsa

Luar Negeri Kamis, 19 Feb 2026 | 06:45 WIB

Trump Sampaikan Ucapan Ramadan untuk Umat Muslim

Luar Negeri Kamis, 19 Feb 2026 | 06:32 WIB

Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Revisi UU KPK

Nasional Kamis, 19 Feb 2026 | 05:50 WIB
Load More
x|close