TNI AL Pamer 496 Ton Timah Sitaan Penyelundupan di Bangka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 11:15
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani meninjau barang bukti ratusan ton timah, di Bangka, Senin, 16 Februari 2026. ANTARA/HO-Biro Adpim Babel Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani meninjau barang bukti ratusan ton timah, di Bangka, Senin, 16 Februari 2026. ANTARA/HO-Biro Adpim Babel (Antara)

Ntvnews.id, Pangkalpinang - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menampilkan barang bukti sekitar 496 ton timah yang berhasil diamankan dari upaya penyelundupan di Perairan Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pameran barang sitaan ini menjadi wujud komitmen TNI AL dalam menindak tegas praktik ilegal yang dinilai merugikan negara serta masyarakat setempat.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menyampaikan dukungannya terhadap langkah aparat tersebut. "Kami sangat mendukung langkah tegas TNI AL dalam menjaga sumber daya alam sekaligus melindungi nelayan,” kata Hidayat Arsani dalam keterangan pers di Pangkalpinang, Senin, 16 Februari 2026.

Dalam kunjungan kerja Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali ke provinsi itu, TNI AL memperlihatkan hasil sitaan berupa pasir timah, balok timah, hingga koin timah dengan total berat mendekati 496 ton.

Barang bukti tersebut merupakan hasil penggagalan penyelundupan yang terjadi di wilayah perairan Bangka.

"Penindakan ini sebagai langkah tegas TNI AL untuk melindungi sumber daya alam Kepulauan Babel dari praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat," katanya.

TNI AL menemukan 500 karung timah ilegal yang diduga akan diselundupkan ke Malaysia.  <b>(Istimewa )</b> TNI AL menemukan 500 karung timah ilegal yang diduga akan diselundupkan ke Malaysia. (Istimewa )

Baca Juga: Pengamat Puji Ketegasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal: Bikin Harga Timah Melonjak!

Hidayat menekankan bahwa upaya pengamanan laut dari berbagai praktik ilegal, termasuk penyelundupan sumber daya alam dan kejahatan maritim lainnya, berkaitan erat dengan perlindungan kesejahteraan warga pesisir di daerah kepulauan tersebut.

"Kekayaan laut ini harus dilindungi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat lokal daerah ini," katanya.

Ia kembali menyampaikan apresiasi atas tindakan tegas aparat penegak hukum dalam menjaga kekayaan alam dan melindungi nelayan dari dampak aktivitas ilegal.

"Kolaborasi pemerintah daerah dan TNI AL harus terus dijaga supaya keamanan dan kesejahteraan bisa berjalan seiring,” katanya.

Baca Juga: Setelah Jalur Ilegal Ditutup, Harga Timah Dunia Kini Makin Melejit

(Sumber: Antara) 

x|close