Momen Menegangkan Tembok di SMPN 182 Jakarta Selatan Roboh

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 12:40
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Tembok di SMPN 182 Jakarta Selatan Roboh Tembok di SMPN 182 Jakarta Selatan Roboh (Instagram @jakartaselatan24jam)

Ntvnews.id, Jakarta - Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan detik-detik tembok sekolah roboh. Diketahui, kejadian itu di SMP Negeri 182 Jakarta yang berlokasi di Jalan Kalibata Timur 1 Raya, RT/RW 02/08, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu, 15 Februari 2026 siang.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Adapun menurut keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD DKI), robohnya tembok diduga akibat kondisi struktur tanah yang labil atau berupa tanah urukan.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 11.22 WIB.

"Kronologis tembok milik warga dengan panjang 65 meter dan tinggi 5,3 meter, tiba-tiba roboh ke arah sekolah SMPN 182," ujarnya, dikutip dari Antara.

Akibat kejadian tersebut, saluran air di sekitar lokasi sempat tersumbat oleh material reruntuhan. Namun hingga kini, tidak ditemukan korban dalam peristiwa tersebut.

Kerugian akibat insiden tembok roboh di Jakarta Selatan ini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Saat ini, kondisi reruntuhan tengah ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta guna mencegah dampak lanjutan, termasuk potensi genangan air akibat saluran yang tersumbat.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh JAKSEL 24 JAM (@jakartaselatan24jam)

Baca Juga: Fakta Mengerikan Siswa SMPN 26 Bandung Dibunuh 2 Remaja

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polsek Pancoran masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti robohnya tembok tersebut. Kapolsek Pancoran, Mansur menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.

"Sementara masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Diketahui, pagar atau tembok tersebut sebelumnya sudah dalam kondisi miring. Bahkan, pemiliknya disebut telah menerima surat pemberitahuan dari lingkungan sekitar. Namun, belum ada tindakan perbaikan hingga akhirnya tembok tersebut roboh.

x|close