Kepala Sekolah Tewas dalam Insiden Penembakan di Sekolah Thailand

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Feb 2026, 11:29
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Penembakan Ilustrasi Penembakan

Ntvnews.id, Bangkok - Insiden penembakan terjadi di sebuah sekolah di wilayah selatan Thailand yang mengakibatkan kepala sekolah meninggal dunia.

Dilansir dari AFP, Kamis, 12 Februari 2026, pelaku penembakan diketahui seorang pria berusia 18 tahun. Ia masuk ke sekolah Phatong Prathan Khiriwat sambil membawa senjata api dan melepaskan sejumlah tembakan di dalam area sekolah.

"Kepala sekolah meninggal dunia sekitar pukul 03.00 (Kamis) di rumah sakit Hat Yai setelah menjalani operasi," kata polisi yang meminta identitasnya dirahasiakan.

"Pelaku penembakan juga berada di rumah sakit ini untuk perawatan," imbuhnya.

Pihak sekolah menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya Kepala Sekolah Sasiphat Sinsamosorn melalui unggahan di Facebook.

Baca Juga: Kemenhub: 12 Penumpang dan 1 Bayi Selamat dalam Penembakan Pesawat di Papua Selatan

"Meskipun kita telah kehilangannya, kenangan dan kebaikan yang ditinggalkannya akan selalu tetap di hati kita," demikian bunyi unggahan tersebut.

Seorang petugas kepolisian di komunitas Thung Lung setempat turut mengonfirmasi bahwa kepala sekolah tersebut telah meninggal dunia. Sementara itu, perwakilan rumah sakit menolak memberikan keterangan lebih lanjut dengan alasan aturan privasi.

Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/) <b>(Antara)</b> Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/) (Antara)

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand menyebutkan bahwa korban lain, seorang siswi berusia 14 tahun, masih dirawat di rumah sakit akibat luka tembak dan telah menjalani operasi pasca-insiden tersebut. Selain itu, seorang anak lainnya mengalami cedera di pergelangan kaki setelah mereka jatuh dari ketinggian, tambah kementerian tersebut.

Thailand dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kepemilikan senjata api tertinggi di kawasan, dengan sekitar 10 juta senjata api diperkirakan beredar, setara satu senjata untuk setiap tujuh penduduk.

Upaya memperketat regulasi senjata api yang pernah dijanjikan pemerintah belum mampu mencegah tragedi serupa. Pada 2022, seorang mantan polisi bersenjata pistol dan pisau menyerang tempat penitipan anak di wilayah utara Thailand, menewaskan 24 anak dan 12 orang dewasa, dalam salah satu insiden penembakan massal paling mematikan di negara tersebut.

x|close