Ntvnews.id, Jakarta - Nahas Delapan orang dilaporkan tewas dan tiga lainnya dalam kondisi kritis setelah mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan jenis “gembling” yang dicampur serbuk minuman energi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kondisinya mengenaskan
Dikutip dari infokrw, Seperti dilansir kicaunews.com, peristiwa tersebut bermula pada Minggu (8/2) malam ketika para korban berkumpul dan mengonsumsi miras oplosan yang dibeli di sekitar wilayah Atelir, Subang. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekan korban, minuman tersebut dicampur dengan serbuk minuman energi sebelum diminum bersama-sama.
View this post on Instagram
Tak lama setelah mengonsumsi minuman tersebut, para korban mengalami gejala mual, muntah, lemas hingga tidak sadarkan diri. Mereka kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Subang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, delapan orang dinyatakan meninggal dunia dalam kurun waktu 9 hingga 11 Februari 2026.
Enam korban meninggal dunia di RSUD Subang (Ciereng), masing-masing berinisial A.R. (42), T.S.A. (37), A.Z. (43), Y.W. (49), A.D.A., dan I.B. (40). Sementara dua korban lainnya, F. (21) dan A.H.M. (54), meninggal dunia di RS PTPN Subang. Selain itu, dua korban berinisial D. (46) dan D.C.N. (37) masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Subang dengan kondisi kritis.
Baca Juga: BGN Beberkan Hasil Lab Kasus Keracunan MBG di SMAN 2 Kudus
Ilustrasi Garis Polisi (ANTARA)