Ntvnews.id, London - Pemerintah Inggris mengumumkan rencana penambahan jumlah personel militernya yang ditempatkan di Norwegia. Pasukan Inggris disebut akan memegang peran penting dalam misi terbaru NATO di kawasan Arktik untuk merespons meningkatnya ancaman Rusia.
Dilansir dari AFP, Kamis, 12 Februari 2026, dengan kebijakan tersebut, jumlah personel militer Inggris di Norwegia akan bertambah dari sekitar 1.000 menjadi 2.000 personel. Penambahan pasukan itu dijadwalkan berlangsung secara bertahap dalam tiga tahun ke depan.
Langkah ini diambil di tengah rencana Amerika Serikat yang akan menyerahkan dua pos komando regional utama NATO guna mendorong negara-negara sekutu mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam pertahanan aliansi tersebut.
"Keamanan kawasan Arktik dan Kutub Utara akan diperkuat terhadap meningkatnya ancaman Rusia seiring dengan peningkatan kehadiran Inggris di kawasan tersebut," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Inggris.
Baca Juga: AS Bantah Rusak Tatanan Dunia: Kami Tak Bakal Bubarkan NATO
Menteri Pertahanan Inggris John Healey dijadwalkan mengonfirmasi keterlibatan pasukan Inggris dalam misi Arctic Sentry NATO saat kunjungan ke fasilitas militer Inggris di Norwegia. Misi ini bertujuan memperkuat keamanan di wilayah Arktik.
Negara-negara NATO di Eropa juga meningkatkan upaya pertahanan di kawasan tersebut, setelah Presiden AS Donald Trump menyebut ancaman dari Rusia dan China untuk membenarkan ambisi Amerika Serikat menguasai Greenland dari Denmark.
"Tuntutan terhadap pertahanan meningkat, dan Rusia menimbulkan ancaman terbesar bagi keamanan Arktik dan Kutub Utara yang pernah kita lihat sejak Perang Dingin," kata Healey dalam pernyataannya.
Ilustrasi - Bendera Inggris terlihat dengan latar belakang Big Ben. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)
Para diplomat sebelumnya mengonfirmasi bahwa Washington akan menyerahkan kepemimpinan komando Norfolk yang fokus pada wilayah utara NATO kepada Inggris.
Pada Desember lalu, Inggris dan Norwegia menandatangani pakta pertahanan baru yang memungkinkan angkatan laut kedua negara mengoperasikan armada kapal perang bersama untuk "memburu kapal selam Rusia" di Atlantik Utara.
Pakta tersebut bertujuan melindungi infrastruktur bawah laut penting, seperti kabel komunikasi, yang menurut pejabat Barat semakin rentan terhadap ancaman Moskow.
Oslo juga mengumumkan pembelian sedikitnya lima kapal fregat Tipe-26 buatan Inggris senilai sekitar 10 miliar poundsterling. Sementara itu, Inggris pada 2023 membuka pangkalan militer Camp Viking di utara Norwegia sebagai pusat operasi Korps Marinir Inggris.
NATO (NATO)