RSUD Naik Kelas, 80 Persen Penyakit Bisa Ditangani di Daerah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Feb 2026, 00:05
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Penulis & Editor
Bagikan
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Aceh Tamiang. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Aceh Tamiang. (Instagram @dr.ilhamsyhputra)

Ntvnews.id, Jakarta - Peningkatan kualitas rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayah terpencil ditargetkan mampu menangani mayoritas kasus penyakit tanpa harus dirujuk ke kota besar. Kementerian Kesehatan menyebut, dengan hadirnya RSUD tipe madya, sekitar 80 persen penyakit masyarakat dapat ditangani langsung di daerah.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, dr Azhar Jaya, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar memperbesar puskesmas, melainkan membangun rumah sakit dengan standar pelayanan setara tipe C.

“Dan ini benar-benar rumah sakit kita, bukan bangun puskesmas besar,” paparnya saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam kegiatan Update Capaian dan Rencana Peningkatan Kualitas dan Kapasitas RS PHTC di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 5 Februari 2026.

Azhar menjelaskan, keberadaan RSUD yang naik kelas ini akan sangat membantu masyarakat karena layanan untuk penyakit prioritas bisa dilakukan. Sejumlah penyakit itu antara lain penyakit kardiovaskular, stroke, kanker, tuberkulosis, maternal neonatal, diabetes Mellitus, penyakit yang menyangkut uro nefrologi, gastrohepatologi, dan penyakit infeksi emerging (PIE).

“Kita harapkan dengan membangun rumah sakit madya ini maka 80 persen penyakit yang ada di masyarakat, termasuk untuk jantung, stroke, kemudian kanker, urologi, ibu dan anak, itu bisa diselesaikan di RS ini,” jelasnya.

Dengan kemampuan tersebut, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat ke rumah sakit rujukan di luar daerah.

“Jadi enggak perlu lagi dirujuk-rujuk ke Makassar misalnya yang terdekat di timur. Atau enggak perlu lagi dirujuk ke Pulau Jawa dan sebagainya. Semua bisa diselesaikan di rumah sakit ini,” ungkapnya.

Azhar juga menunjukkan sejumlah RSUD yang telah selesai dibangun dan siap beroperasi. Di antaranya RSUD Bengkulu Tengah, RSUD Pontiko Kabupaten Toraja Utara, serta RSUD Tarempa di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

“RSUD Anambas ini salah satu yang terbaik pemandangannya di pinggir pantai, pasien bisa melihat laut, paling bagus. RSUD Tarempa Kepulauan Anambas sudah jadi juga,” tuturnya.

Menurutnya, progres tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah tidak sekadar berjanji, tetapi benar-benar merealisasikan pembangunan.

Kementerian Kesehatan mendapat tugas dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk membangun 66 rumah sakit di daerah DTPK atau daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan.

x|close