Infografik: Waspadai Penyebaran Virus Nipah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Feb 2026, 13:19
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran virus Nipah, antara lain dengan berhati-hati dalam mengonsumsi buah, makanan atau minuman yang dicurigai terkontaminasi virus tersebut. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran virus Nipah, antara lain dengan berhati-hati dalam mengonsumsi buah, makanan atau minuman yang dicurigai terkontaminasi virus tersebut. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran virus Nipah, virus zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Virus ini diketahui berasal dari kelelawar sebagai inang alaminya dan dapat menyebar ke hewan lain maupun manusia melalui berbagai jalur penularan. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi menyusul munculnya kembali kasus virus Nipah di sejumlah negara.

Penularan virus Nipah dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi urine atau air liur kelelawar, serta konsumsi daging hewan terinfeksi seperti babi.

Selain itu, penularan juga dapat terjadi antarmanusia melalui kontak erat dan paparan cairan tubuh, seperti droplet, urine, atau darah dari orang yang terinfeksi.

Baca Juga: Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Potensi Virus Nipah

Gejala infeksi virus Nipah umumnya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, batuk atau sakit tenggorokan, hingga sesak napas. Dalam sejumlah kasus, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan berat dan komplikasi serius.

Berdasarkan catatan, kejadian luar biasa (KLB) virus Nipah pertama kali terjadi pada 1998 di Kampung Sungai Nipah, Malaysia, dan terus muncul di berbagai negara dengan tingkat kematian yang tinggi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, “Sampai saat ini belum ditemukan kasus infeksi virus Nipah di Indonesia. Namun langkah antisipatif tetap dilakukan.”

Masyarakat diimbau untuk menerapkan langkah pencegahan, mulai dari mencuci buah dan sayur hingga bersih sebelum dikonsumsi, menggunakan alat pelindung diri saat berinteraksi dengan hewan, mencuci tangan dengan sabun, serta memastikan daging hewan dimasak hingga matang.

Berikut Infografiknya: 

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran virus Nipah, antara lain dengan berhati-hati dalam mengonsumsi buah, makanan atau minuman yang dicurigai terkontaminasi virus tersebut. <b>(Antara)</b> Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyebaran virus Nipah, antara lain dengan berhati-hati dalam mengonsumsi buah, makanan atau minuman yang dicurigai terkontaminasi virus tersebut. (Antara)

Baca Juga: Dinkes DKI Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Virus Nipah

x|close