Kepala Bappenas: MBG Lebih Mendesak daripada Lapangan Kerja

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jan 2026, 14:36
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy (Instagram @rachmatpambudy)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy kembali menyoroti urgensi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Rachmat sempat diminta membandingkan tingkat kepentingan antara program MBG dan penciptaan lapangan kerja. Menurutnya, kedua kebijakan itu sama-sama krusial, namun MBG dinilai memiliki tingkat urgensi yang lebih tinggi untuk segera direalisasikan.

"Pada waktu saya ditanya, mengapa MBG penting? Apakah MBG itu penting? Penting sekali. Apakah MBG lebih penting dari memberi lapangan kerja? Saya mengatakan MBG lebih mendesak daripada lapangan kerja," ujarnya dalam Prasasti Economic Forum yang digelar di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis, 29 Januari 2026.

Ia menambahkan, pernyataannya tersebut kerap disalahartikan seolah pemerintah menomorduakan penciptaan lapangan kerja. Padahal, menurut Rachmat, kedua program tersebut memiliki peran strategis masing-masing, hanya saja kondisi saat ini menuntut MBG untuk dijalankan lebih cepat.

Baca Juga: Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas MBG dan Kopdes

"Tetapi dikatakan, katanya MBG lebih penting daripada lapangan kerja. MBG penting, lapangan kerja penting, tetapi MBG lebih mendesak. Ada yang bilang, tolong kasih kail, jangan ikan. Kalau dikasih kail, sudah keburu mati," sambung Rachmat.

Lebih lanjut, Rachmat menyinggung masih maraknya kasus kelaparan di sejumlah wilayah terpencil di Indonesia. Situasi tersebut menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur sosial, salah satunya melalui program MBG.

Ilustrasi - Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (23/9/2025). (Foto: ANTARA/Risky Syukur/am) Ilustrasi - Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (23/9/2025). (Foto: ANTARA/Risky Syukur/am)

"Cobalah lihat saudara-saudara kita di ujung pelosok desa kita, mereka lapar, mereka kelaparan. Ketika saya harus mendampingi Pak Presiden meresmikan sekolah rakyat, anak-anak kita SMP, SMA tidak bisa baca tulis. Dan itu banyak sekali," tuturnya.

Ia menegaskan, MBG merupakan program prioritas nasional yang harus dijalankan secara optimal. Selain pembangunan infrastruktur fisik, pemerintah juga perlu memberi perhatian serius pada pembangunan infrastruktur sosial demi menjawab persoalan dasar masyarakat.

"Makan bergizi adalah bagian daripada pembangunan yang harus diselesaikan. Karena itu kalau kita bicara infrastruktur, mohon kita tidak dibatasi pada infrastruktur fisik, tapi juga infrastruktur sosial, mohon kita dibantu untuk menyelesaikan persoalan dasar kita," pungkas Rachmat.

x|close