Ntvnews.id, Gaza - Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan adanya serangan Israel yang menghantam wilayah pusat Gaza meski gencatan senjata tengah berlangsung. Dalam insiden tersebut, tiga orang jurnalis dilaporkan kehilangan nyawa.
Dilansir Reuters, Kamis, 22 Januari 2026, serangan itu terjadi pada Rabu, 21 Januari 2026 waktu setempat. Aksi militer Israel tersebut mengakibatkan tewasnya tiga jurnalis, salah satunya merupakan jurnalis lepas yang sebelumnya pernah bekerja untuk AFP.
"Jenazah ketiga jurnalis yang tewas dalam serangan udara Israel di daerah Al-Zahra di barat daya Kota Gaza telah dibawa ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah," demikian pernyataan badan pertahanan sipil Gaza.
Baca Juga: Trump Klaim Putin Gabung Dewan Perdamaian Gaza
Pihak pertahanan sipil juga mengungkapkan identitas para korban, yakni Mohammed Salah Qashta, Abdul Raouf Shaat, dan Anas Ghneim. Abdul Raouf Shaat diketahui pernah bekerja untuk AFP sebagai jurnalis foto dan video.
Sementara itu, militer Israel menyatakan tengah melakukan pemeriksaan terhadap laporan tersebut.
Ilustrasi - Jalur Gaza setelah gencata senjata. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)