DPR Terbuka Kaji Opsi E-Voting Usulan PDIP

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jan 2026, 13:38
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kiri). Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (kiri). (YouTube TVR Parlemen)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pihaknya terbuka untuk mengkaji usulan penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam penyelenggaraan pemilihan umum, termasuk pilkada. Usulan itu sebelumnya dinyatakan PDIP.

Hal ini ditegaskan Dasco, usai rapat bersama Pimpinan Komisi II DPR RI dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Gedung DPR RI, Senin, 19 Januari 2026.

"Ya yang pertama segala sesuatu yang baik untuk Pemilu kan tentunya pasti akan dibicarakan. Nah termasuk memang kita menuju ke arah teknologi yang lebih maju, kalau itu pakai e-voting kan sebenarnya banyak penghematan-penghematan," ujar Dasco.

Walau begitu, kata Dasco, penerapan e-voting tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa dan perlu melalui kajian serta studi yang mendalam. Menurutnya, pengalaman sejumlah negara yang telah menerapkan e-voting menunjukkan adanya tantangan yang juga harus dicermati dengan hati-hati.

"Walaupun kemudian kita harus lebih banyak pengkajian dan studi terlebih dahulu ya, mengingat bahwa di negara-negara lain juga ada yang dilakukan e-voting. Tapi juga sebagian partai politik, ini di negara lain ya, bukan di sini, itu juga kreatif-kreatif," jelas Dasco.

Dasco mencontohkan, dalam praktik di sejumlah negara, sistem e-voting memungkinkan hasil pemungutan suara keluar dalam waktu singkat, tetapi berpotensi menimbulkan persoalan lain.

"Sehingga e-voting-nya itu bisa dalam beberapa jam, kadang-kadang hasilnya bisa berubah. Nah ini yang perlu kemudian kita pelajari berkenaan bagaimana kalau kemudian e-voting itu dilakukan di Indonesia," kata dia.

Di samping aspek efisiensi, Dasco menilai penting kajian mendalam terhadap sistem pengamanan teknologi yang digunakan dalam e-voting.

"Nah itu satu yang bagus, tapi alat pengamanan dari teknologinya itu yang juga perlu dikaji. Semua nanti dikaji," tandasnya.

x|close